Metamorfosa Sang Bunda (10)

Bukan perjalanan Bunda Cekatan namanya kalau tidak banyak kejutan di dalamnya 😀

Pekan ini, tantangan untuk para mahasiswi adalah memberikan makanan favorit minimal untuk 3 teman yang kemarin diajak camping bareng 😀

Bismillah, dengan beberapa menu yang saya ramu sendiri, saya mencoba berbagi makanan favorit untuk

  • Mbak Rieke dari Jogja, ikut kelas manajemen waktu untuk mengoptimalkan peran sebagai istri, ibu, usaha dan sosial, kelas manajemen waktu jadi favoritnya. Saat ini juga main ke Keluarga Bisnis. Saya berbagi pengalaman dan catatan bagaimana memetakan kebutuhan waktu dan checklist produktifitas sebagai bagian dari manajemen waktu yang pernah saya alami.
  • Mbak Nurul dari Riau IP Pekanbaru kelas yang diikuti manajemen waktu dan bisnis, favoritnya manajemen waktu karena sudah merasakan perbedaan setelah ikut yang sebelumnya kacau. Saya berbagi pengalaman dan catatan bagaimana memetakan kebutuhan waktu dan checklist produktifitas sebagai bagian dari manajemen waktu yang pernah saya alami
  • Mbak Ajeng dari IP Salatiga, ikut kelas finansial. Paling favorit juga finansial karena merasa awalnya acak adut di manajemen keuangan sekarang jadi lebih tertata dan mulai rajin mencatat. Saya mencoba berbagi pengalaman dan catatan terkait manajemen keuangan keluarga dan juga bagaimana mengajarkan cerdas finansial pada anak.
  • Mbak Serliana dari Pulau Selayar IP Sulawesi, ikut di keluarga manajemen waktu, finansial, bisnis dan kerumahtanggaan. Yang paling favorit di manajemen waktu karena sesuai dengan mindmap utama. Saya berbagi pengalaman dan catatan bagaimana memetakan kebutuhan waktu dan checklist produktifitas sebagai bagian dari manajemen waktu yang pernah saya alami

Berikut ini link yang saya bagikan terkait manajemen waktu

https://nailatazkiyya.wordpress.com/2017/01/09/muslimah-produktif-pembangun-peradaban-1/#more-7176

https://nailatazkiyya.wordpress.com/2016/01/30/belajar-menjadi-muslimah-profesional/

Dan ini link yang saya bagikan terkait finansial

https://nailatazkiyya.wordpress.com/category/keuangan-keluarga/

Karena Waktu Takkan Kembali

Karena setiap momen takkan terulang,

Ia hanya akan mucul kembali sebagai kenangan,

Maka kita harus memilih,

Menjadikan setiap momen kelak dikenang sebagai kenangan indah atau sebaliknya,

Utamanya lagi, memilih menjadikan setiap momen adalah pijakan menuju jannah atau arah sebaliknya,

Semoga Allah senantiasa membimbing kita selalu condong dan berbuat kebaikan, walau kadang terasa berat dan melelahkan

Sebab sejatinya,

Kelelahan memang keniscayaan di dunia,

Karena lelah yang lillah akan mempertemukan kita dengan Ilahi Rabb dan panutan semesta yaitu Rasulullah di akhirat kelak..

Metamorfosa Sang Bunda (9)

Mari kita berkemah…..

Kenangan rasanya langsung melayang ke masa sekolah tingkat menengah atas dulu, saat masih passionate banget dengan berbagai hal terkait kepanduan melalui pramuka. Hampir setiap bulan selalu ada jadwal berkemah, entah untuk mendampingi adik-adik di pesantren ataupun kegiatan Saka Wanachakti.

Apa yang paling diingat saat berkemah? Ngobrol jadi makin kenal satu sama lain… Pas dan cucok banget kan yaa dengan tema berkemah di Bunda Cekatan ini… Yuhuuu… Walaupun harus berbagi waktu dengan menyimak Rapat Anggota Tahunan Kipma dan tugas mengoreksi serta input nilai kelas yang saya ampu di kampus, alhamdulillah masih sempat colek2 teman di tenda lain.

Belum terlalu maksimal tapi sudah banyak bersyukur karena jadi menambah silaturahim dengan teman2 dari keluarga dan regional lain. Beberapa di antara teman-teman yang saya colek antara lain

  • Mbak Rieke dari Jogja, ikut kelas manajemen waktu untuk mengoptimalkan peran sebagai istri, ibu, usaha dan sosial, kelas manajemen waktu jadi favoritnya. Saat ini juga main ke Keluarga Bisnis.
  • Mbak Nurul dari Riau IP Pekanbaru kelas yang diikuti manajemen waktu dan bisnis, favoritnya manajemen waktu karena sudah merasakan perbedaan setelah ikut yang sebelumnya kacau
  • Mbak Ajeng dari IP Salatiga, ikut kelas finansial. Paling favorit juga finansial karena merasa awalnya acak adut di manajemen keuangan sekarang jadi lebih tertata dan mulai rajin mencatat.
  • Mbak Serliana dari Pulau Selayar IP Sulawesi, ikut di keluarga manajemen waktu, finansial, bisnis dan kerumahtanggaan. Yang paling favorit di manajemen waktu karena sesuai dengan mindmap utama
  • Mbak Lidya dari IP Samkabar dengan niat menjaga amanah tubuh dari Allah dan mempertahankan kesehatan keluarga ikut di keluarga Kesehatan sambil main ke keluarga Bermain Bersama Anak.
  • Mbak Asty dari IP Sulawesi ikut kelas manajemen waktu dan Konseling Coaching, tapi favorit di manajemen waktu karena ingin mendalam memperbaiki manajemen waktu.

Metamorfosa Sang Bunda (7)

Masya Allah, proses metamorfosa memang selalu seru dan menantang.. Setelah tahap sebelumnya, bunda diajak membuat konten berbagi potluck berupa media audio visual. Kali ini, keseruan mendaki perjalanan menuju metamorfosa sang bunda tiba di sebuah fase mencari “keluarga” dengan tema minat belajar yang serupa.

Awalnya di grup HIMA kami masing-masing menyusun list kebutuhan tema belajar, saya menuliskan tema manajemen komunitas dan organisasi. Kemudian saya melihat hasil tema keluarga yang siap untuk bergabung ternyata belum ada yang spesifik membahas tema tersebut. Oleh karena di organisasi IP saat ini saya memegang amanah di Kipma, maka saya tertarik bergabung dengan Keluarga Bisnis.

Masyaa Allah, dengan jumlah anggota sebanyak 53 orang sungguh banyak hal yang bisa “dinikmati” bersama. Setiap hari selalu ada ilmu baru yang khas mompreneur.

Pohon ini nantinya akan dipenuhi buah-buahan ilmu yang segera saya petik

Beberapa jenis sub tema ilmu bisnis yang akan terhidang di keluarga kami antara lain tentang:

  • Keseimbangan bisnis dan keluarga
  • Digital Marketing
  • Mengelola tim bisnis
  • Pengelolaan aset usaha
  • manajemen keuangan usaha
  • Support System dan bisnis
  • Strategi pengembangan bisnis

Alhamdulillah, ibu Kepala Keluarga sangat supportif 😀 dan sudah memilih Go Live pertama dari keluarga kami adalah dokter Emy yang membahas tentang bagaimana upaya untuk senantiasa memperbarui niat. Karena sejatinya tidak ada yang melelahkan jika landasan niat amalan dan usaha kita hanya untuk Allah dan dilandasi ibadah ke Nya.

Metamorfosa Sang Bunda (2)

Perjalanan metamorfosa kadang bukan hal yang mudah, memerlukan perjuangan dan pengorbanan di dalamnya.

Pekan ini, saya sudah hampir mengirim pesan pribadi pada ketua HIMA agar bs mendapat dispensasi karena selain anak kedua sedanf bedrest setelah diagnosa typhoid, saya sendiri sedang opname krn impaksi gigi geraham bungsu yang cukup rumit sehingga harus dibius total kemarin saat operasi mengambil 4 buah gigi geraham yang bermasalah😁. Plus bonus menenangkan bayi usia 10 bulan utk libur asi dulu selama obat AB yang cukup keras dosisnya sedang singgah di tubuh bunda. Alhamdulillah ‘ala kulli haal.

Tapi saya ingin berjuang dulu lebih keras, semoga Allah ijabah tetap bs mengumpulkan jurnal yang bukan ala kadarnya namun tetap ditulis dengan hati.🤩

Menyelami tugas kedua ini, saya merenung lebih dalam, semakin direnungkan, semakin terlintas di benak saya, masih banyak sekali peran yang belum sempurna😭

Alhamdulillah, Allah memberi kesempatan berbenah diri di penghujung tahun 2019. Rentetan peran yang harus dijalani tentu tidaklah cukup jika hanya sebatas selesai dalam level menggugurkan kewajiban. Saya berazzam untuk berjuang memperbaiki diri di setiap jenis peran yang saya jalani.

Sebagai hamba Allah, inginnya lebih mantap beribadah dg kualitas terbaik termasuk makin lekat interaksi dengan Alquran dan Sirah.

Sebagai istri, sungguh ingin makin diridhoi suami dengan cara mendukung setiap milestone hidupnya dan menjadi partner terbaik di setiap jejak kehidupannya. Kadang kami sibuk berdakwah dengan jalur masing-masing hingga belum menyamakan langkah untuk jejak keluarga sendiri.

Sebagai ibu, saya bertekad dapat menjadi sebaik2 madrasah bagi anak-anak. Lebih keras lg berjuang untuk menjadi sahabat mereka untuk menjadi ahlul Quran dan ulil albab.

Sebagai dosen di kampus STIE Nusantara yang mengajar dan membimbing skripsi- volunteer di Pesantren Quran Sangatta Taqwa, Kampung Dongeng Sangatta, Bidang Pembinaan Anak di DKM Bahrul Ulum- Pemilik Toko Buku Taqia, dan member serta pengurus di IP, HEbAT, BBS. Saya sungguh harus berpijak pada asas manfaat peran saya di masing2 pos tersebut.

Dari berbagai pijakan tersebut, juga telur-telur aktifitas yang membahagiakan sebelumnya, saya memetakan jenis keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan setiap peran dan aktifitas tersebut jadi begini

4 Keterampilan yang penting dan mendesak

Dari perenungan mendalam, saya menuliskan keterampilan membangun kedekatan hubungan bersama pasangan, menjalin bahasa cinta yang erat dengan masing-masing anak, manajemen waktu dan belajar teknik mengajar seru sebagai fundamental self improvement saya ke depan.

Adapun keterampilan yang penting namun tidak mendesak akan saya pelajari juga setelah prioritas keterampilan di atas terpenuhi.

Momem membangun kedekatan hubungan yang lebih visioner akan segera dilakukan menjelang ulang tahun pernikahan ke 12 awal Januari nanti, kami akan mencoba lebih menyatukan lagi langkah2 dakwah bersama keluarga untuk menjadi keluarga Ahlul Jannah, aamiin.

Jadwal nge date sesuai bahasa cinta anak akan saya dan suami diskusikan untuk kami masing2. Seiring dengan bertambahnya usia masing-masing anak, mereka memiliki bahasa cinta yang khas untuk dipenuhi agar dapat membentengi diri mereka dari pengaruh lingkungan juga.

Manajemen waktu dengan berbagai peran, utamanya saat di rumah harus saya disiplinkan kembali. Kadang di rumah porsi bersama anak ke4 yang masih bayi lebih banyak dibanding membersamai secara personal fitrah belajar kakak2nya. Ini yang rencananya akan saya atur kembali.

Belajar teknik mengajar seru ingin saya manfaatkan untuk peran sbg ibu, dosen dan volunteer di berbagai instansi dan komunitas pendidikan. Saya berencana belajar dari referensi buku-buku dan video dari mentor.

Bismillah, semoga setiap rencana kebaikan ini Allah tunjukkan jalan terbaik menuju ke sana. Mohon doa dari teman2 semuaaa🥰

Metamorfosa Sang Bunda (1)

Terkadang menapaki jalanan terjal mutlak dibutuhkan sebelum menikmati indahnya pemandangan di puncak

Memulai belajar lagi bagi sebagian orang adalah beban, namun dengan kemasan bermain yang ditawarkan oleh tim akademik kelas Bunda Cekatan di Ibu Profesional, seluruh beban akademik jadi lebih ringan dan santai dijalani.

Contohnya tugas jurnal pertama ini, rasanya seru sekali kembali menyusun peta diri dan peta kekuatan yang lebih detail dari diri kita. Mengapa penting? Karena kadang kita sibuk sekali meminta pendapat orang lain tentang siapa kita dan bagaimana sebaiknya kita bisa menjadi orang yang lebih sukses, namun lupa berkaca dan menyadari bahwa justru kitalah seharusnya orang yang paling memahami potensi dan peta diri kita sendiri.

Dibuat dengan template yang telah disiapkan oleh tim BunCek IP

Hampir semua yang tertulis di peta diri tersebut selaras dengan pemetaan bakat yang pernah saya ikuti tesnya waktu mengikuti Basic Training Talents Mapping.

Awalnya, saya sendiri pun tidak sadar sebenarnya apa sih potensi diri saya, kemudian saya berkaca dalam-dalam dan bertanya apa yang membuat saya berbinar? Ternyata saat menulis, berkarya, sharing, mengajar, dan lain-lain sebagaimana tertulis di atas. Kalau ditanya sharing atau mengajar apa saya suka mengajar tentang keuangan UKM, sharing tentang literasi, dan berbagai hal terkait kegiatan harian yang produktif.

Adapun aktifitas yang berada di cluster Tidak Bisa tapi Saya Suka adalah membuat materi iklan, video-video seru, karena bagi saya sebagai orang yang sering terlibat di berbagai event, kemampuan tersebut sangatlah penting dimiliki.

Aktifitas yang saya bisa namun tidak suka adalah administrasi dan quality control, karena bagi saya hal-hal tersebut memakan waktu lama sementara saat ini waktu saya cukup terbatas.

Adapun yang saya tidak suka dan tidak bisa contohnya adalah menjahit 😀 Selama ini hanya bisa menjahit sederhana seperti memasang kancing lepas, jahit baju robek kecil saja 😀

Merancang Program Pesantren Ramadhan yang Sederhana tapi Seru dan Berkesan

Bismillahirrahmanirrahiim…

Seharusnya ingin menulis panjang ttg lika liku merancang pesantren ramadhan ala2 dr sejak thn lalu, 2 bulan lalu kepikiran menuliskan tapi qadarullah tugas ganda krn sejak Maret ga ada khadimat membuat emak dengan 3 pasukan kecil dan 1 baby ini batal lagi menulis😂
Terus skrg sdh ada khadimat? Belum, tapi pagi tadi lihat memory di fb ttg video yg diupload 3 tahun lalu lgsg mbrebes mili dan bertekad menulis dulu mumpung baby bobok cantik😍

Tulisan ini akan cukup panjang krn saya ingin berbagi dr motivasi merancang kegiatan produktif untuk anak2 di bulan Ramadhan, perencanaannya hingga pelaksanaan berdasarkan pengalaman utak atik berbagai kegiatan di lingkungan masjid komplek kami selama 5 tahun terakhir ini.

Nah, part 1 ini akan fokus dulu di flashback bentuk kegiatan dan motivasinya…

Ramadhan 1436H atau tahun 2015 saya masih warga baru dengan 3 anak, usia 6y, 3y dan baby 6m. Bermodalkan nekat, mohon ijin ke takmir masjid apakah diperkenankan

Alternatif Belajar Bahasa Inggris via Online

Akhir tahun 2018 lalu, alhamdulillah Kak Faza telah menyelesaikan sesi belajar Bhs Inggris online via Duo Lingo (aplikasi ini gratis dan tidak hanya menyediakan pilihan materi Bhs Inggris namun juga ada pilihan bahasa lainnya). Review tentang Duo Lingo, bagi kami alhamdulillah sangat membantu ada level dan tema-tema tertentu. Namun, salah satu tantangannya adalah terkadang Duo Lingo tidak bisa menerima terjemahan dengan padanan katanya, sehingga walau sebenarnya jawaban si anak betul tetap dianggap salah 🙂 Ini agak mengganggu di level-level akhir, alhamdulillah di level awal semua berjalan lancar.

Nah, seusai menggunakan Duo Lingo yang alhamdulillah sangat membantu menambah kosakata Kaka, tantangan berikutnya adalah bagaimana kaka bisa handal pula dalam membaca dengan ejaan bhs Inggris yang benar dan pengucapan sesuai native. Mencoba browsing sana sini dan menemukan beberapa alternatif berikut:

  • Reading Eggs –
    Ayah bunda yang tertarik mengeksplor lamannya bisa klik di http://www.readingeggs.com Di sana ada tingkatan levelnya, per levelnya asyik seperti game, jadi tidak terasa bahwa anak sedang belajar. Mirip dengan IXL (situs belajar online Math) ada laporan kemajuan yang bisa dijadikan bahan evaluasi ortu atau guru, ada juga point rewards yang bisa ditukar dengan ‘mainan’ yang ada di web tersebut. Materi yang disajikan hanya seputar reading, tetapi ada juga materi yang bisa diunduh dan dicetak namun seperti laman lainnya, jika mengunduh akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Laman ini adalah situs belajar berbayar tapi tetap bisa mencoba free trial untuk level dan periode tertentu.
  • Starfall – Di laman ini menawarkan “learn to read with phonics, learn math”, tidak menyediakan level, “reward” dan juga tidak ada laporan untuk member tipe keluarga. Bentuknya mirip sekali dengan game tapi juga berbayar.
  • Raz Kids – Kami sendiri akhirnya memilih laman berbayar ini sebagai media belajar Kaka Faza untuk memperdalam Bhs Inggris utamanya untuk menambah kosakata, mendengarkan bagaimana setiap kata dan kalimat dibaca oleh native, serta memahami isi bacaan melalui quiz yang disediakan. http://www.raz-kids.com menyediakan lebih dari 400 buku dengan tingkat kesulitan berjenjang yang bisa didengar versi audio, dilihat bacaan dan gambarnya, fitur untuk merekam suara anak agar bisa dievaluasi lafal serta ejaannya, juga quiz untuk dijawab sehingga anak belajar memahami teks tersebut. Terdapat report dan reward bagi anak.
Tampilan Reading Eggs

Bagaimana cara belajar di Raz-Kids?

  1. Masuk ke laman http://www.raz-kids.com pilih kids login (masukkan nama guru, kemudian username dan password anak) Bagi yang ingin ikut kelas bersama agar memperoleh akun dengan rate khusus komunitas dapat menghubungi bit.ly/InfoRazkids
  2. Pilih level yang diinginkan, Faza memulai dari level aa
  3. Dengarkan audio sambil membaca teks dan melihat visual bukunya
  4. Opsional untuk merekam suara anak atau jika didampingi bisa langsung minta anak untuk membaca ulang dan review apakah ejaan dan lafalnya sudah benar
  5. Anak dapat mengerjakan quiznya untuk mengevaluasi apakah ia benar telah memahami teksnya, bagian ini menurut kami yang terpenting karena dalam ilmu literasi bagian inilah yang membangun logika berpikir sang anak dalam memahami teks dan bahasa.
  6. Anak akan mendapat poin di setiap pengerjaan yang dapat digunakan untuk membangun robot atau jenis lainnya di segmen apresiasinya.
Tampilan setelah login
Reading Room
Leveled Books
Contoh level aa
Contoh Level D