A-D About SOP for SME

Sebagian dari Anda mungkin merasa ada yang salah dengan judul di atas, kok cuma A-D..? Iya, sengaja saya tulis hanya sampai F karena di bagian ini saya ingin mendiskusikan tentang 4 hal dahulu terkait Standard Operating Procedure bagi UKM. Agar lebih mudah dicerna, saya mencoba mendiskusikannya melalui tanya jawab sederhana?

SOP

Question/Statement: Saya tahu kok, SOP itu memang penting, tapi itu kan bagi UKM yang sudah siap diwaralabakan atau ingin diwariskan, kalau untuk wirausaha pemula seperti saya, itu masih urutan ke-75.

Answer: Betul bahwa SOP adalah menu wajib bagi UKM yang ingin diwaralabakan dan juga ingin diwariskan, jikapun Anda belum akan melakukannya dalam waktu dekat SOP tetap penting dibuat agar pelanggan Anda memiliki standar kepuasan tertentu, pun demikian dengan karyawan yang membantu usaha Anda. Lho, apa hubungannya? Continue reading

Pricing Strategy dan Perhitungan HPP pada UKM

Saat baru memulai usaha atau saat akan memperkenalkan produk baru beberapa pengusaha kesulitan menemukan cara yang pas untuk menentukan harga, apalagi jika produk atau jasa yang akan diperkenalkan bukan sebuah produk yang sudah banyak beredar di pasaran, walhasil kebanyakan menggunakan strategi coba-coba atau mengandalkan insting untuk menentukan harga yang sesuai bagi produk mereka tersebut.

Nah, inilah pentingnya kita memahami makna HPP (harga pokok penjualan) dalam bahasa Inggris seringkali disingkat menjadi COGS (Cost of Good Sold) atau Cost of Sales. Kenapa penting? Karena saat kita tidak memiliki clue apapun untuk menetapkan harga, angka total HPP ini akan menjadi clue berharga bagi kita dalam proses penentuan harga tersebut. Continue reading

Mengenal Lebih Dekat Laporan Keuangan bagi UKM (Part 4 of 4)

Pada post ini kita akan membahas laporan keuangan terakhir yang ada di rangkaian laporan keuangan sederhana yang ada. Apakah itu?? Laporan ini disebut catatan laporan keuangan. Walaupun hanya berupa “catatan”, namun laporan ini adalah laporan yang tidak terpisahkan dari keseluruhan laporan keuangan yang ada. Melengkapi post-post sebelumnya di sini, sekarang kita akan lihat lebih jelas apa yang dimaksud catatan atas laporan keuangan ini. Continue reading

Mengenal Lebih Dekat Laporan Keuangan bagi UKM (Part 3 of 4)

Sekali lagi tentang Laporan keuangan.. Kali ini bahasan ketiga masih inget donk ya, dua yang terdahulu.. 🙂
Yupss, yang pertama dibahas adalah laporan laba rugi: di mana kita bs tahu detail pendapatan yang kita peroleh pun demikian detail jenis beban dan jumlahnya.. Sehingga kita tahu pergin presentase laba kotor dan laba bersih. Kedua? Neraca atau lap posisi keuangan, ini juga sdh dibahas detail minggu lalu, yang skip ttg dua bahasan td bs ngintip lagi di post sebelumnya. Kayaknya sdh lengkap ya? Yg ketiga apa donkkk?? Laporan arus kas (cash flow statement) adl detail yg mnjelaskan
1. Naik atau turun posisi kas perusahaan?
2. Dr mana saja sebuah UKM mendapatkan kasnya?
3. Menilai sehat atau tidak kondisi keuangan sebuah UKM
4. Bahkan ini pun dapat dijadikan kontrol atas ke-seimbang-an dan kesahihan dua laporan keuangan sebelumnya (in term of angka ya) Continue reading

Mengenal Lebih Dekat Laporan Keuangan bagi UKM (Part 2 of 4)

Image

Berbeda dengan saat sharing tema yang cukup populer terkait keuangan, saat menulis lebih detail tentang mengenal laporan keuangan di sini, tak banyak pertanyaan yang muncul.. Separuh hati saya menjawab mungkin tema ini terlalu cetek, namun separuh lagi berkata jangan-jangan tema detail semacam ini kurang pas disampaikan melalui tulisan, harus dengan tatap muka langsung dan bebas menggunakan semua indera yang ada untuk memahami “makhluk” macam apakah laba rugi dan neraca ini? 😀

Seperti yang telah sangat saya dambakan dan juga mimpi ini berulang kali saya ceritakan kepada beberapa teman, nantinya saya ingin kumpulan tulisan ini bukan sekedar berupa susunan huruf alphabet, apalagi kalau jadi huruf hijaiyyah, lebih sulit lagi pahamnya, tapi saya ingin perlahan mengubahnya menjadi video tutorial (dalam bayangan saya bentuk itu akan lebih bersahabat bagi beberapa pengusaha UKM yang tidak punya basic ekonomi sama sekali), saat ini masih belajar dan belajar. Nah, sambil saya belajar, semoga tulisan di posting hari ini bisa memudahkan teman-teman yang sebelumnya kurang paham dengan istilah “neraca” yang saat ini akrab juga dipanggil “Laporan Posisi Keuangan”. Continue reading

Membangun Corporate Identity bagi UKM

Bagi Anda yang sering menggunakan taksi, apakah suka memperhatikan, kenapa para supir Blue Bird suka menjulurkan kepalanya ke bangku belakang secara otomatis ketika pengguna taksi telah keluar dari taksi? Ternyata mereka secara refleks mengecek apakah ada barang yang tertinggal.  Dan bukan sebuah rahasia, telah banyak barang tertinggal dari konsumen Blue Bird yang dalam 24 jam telah kembali lagi ke pemiliknya.

Pertanyaannya adalah, bagaimana bisa sebuah perusahaan taksi berhasil membangun karakter drivernya hingga sedemikian rupa. Blue Bird berhasil membangun karakter pengemudi yang merupakan ujung tombak perusahaan dengan sangat baik. supir taksi blue bird terkenal sebagai driver yang jujur, mempunyai teknik mengemudi yang handal, kesopanan yang terjaga dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas yang menjadi jaminan keamanan dan keselamatan penumpang.

Itulah salah satu kunci sukses dari Blue Bird menjadi perusahaan taksi terpercaya diantara ratusan perusahaan taksi di Indonesia. Pada saat kita memerlukan taksi, maka dalam sekejap top of mind yang muncul adalah Blue Bird, ya kan?

Tentu saja karakter pengemudi tersebut tidak dibangun dalam waktu sesaat,  Blue Bird mengasah karakter drivernya selama bertahun-tahun. Blue Bird dengan sabar mengasah sisi karakter pengemudinya yakni kedisiplinan dan kejujuran.

Blue Bird berhasil membangun Corporate Identity dengan citra yang positif. Citra positif merupakan syarat mutlak bagi organisasi yang ingin sukses tumbuh dan berkembang. citra yang baik bukan hanya menarik konsumen untuk memilih produk, tapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Pada akhirnya reputasi positif berperan besar dalam meningkatkan penjualan dan bisnis bagi perusahaan. Continue reading

Mengenal Lebih Dekat Laporan Keuangan bagi UKM (Part 1 of 4)

Get Closer to Your Business Analysis

Get Closer to Your Business Analysis

Saat menulis post ini, saya teringat diskusi hangat bersama teman – teman UKMC FEUI dan tim business banking group sebuah bank pemerintah ternama bahwa laporan keuangan adalah “Salah Satu Modal Awal Bisnis untuk Naik Kelas”. Betapa banyak klien saya, menemukan “AHA Moment”-nya masing-masing setelah melihat angka-angka fantastis di balik strategi yang mereka jalankan. PT. ABC (bukan nama sederhana) misalnya dengan memahami tren laporan keuangan bulan per bulan yang dimilikinya jadi mampu menghemat puluhan juta biaya persediaan yang dimilikinya, PT. DEF memiliki pengalaman yang berbeda karena setelah melihat laporan keuangannya baru disadari bahwa pendapatan utamanya justru bukan berasal dari main business yang selama ini dijalani, sehingga setelah fokus meningkatkan “produk sampingan”nya justru omzetnya meledak besar-besaran, contoh terakhir yaitu PT. GHI menemukan hikmah yang berbeda karena dengan omzet yang sama setelah melihat angka-angka laporan keuangan usahanya keuntungan bersih yang diperoleh bisa naik 2 kali lipat.

Jadi, hari ini saya akan melanjutkan sharing minggu sebelumnya tentang review singkat laporan keuangan sederhana bagi UKM, detail yang ingin saya diskusikan bersama adalah tentang laporan laba rugi, sebuah anak tangga pertama untuk menyusun strategi berdasarkan analisis keuangan usaha kita. Continue reading

Back to Basic,Memahami Konsep Pembukuan dan Laporan Keuangan Sederhana bagi UKM

Image

Sebelumnya kita telah membahas tips wajib bagi para pemilik bisnis yang masih terlibat melakukan bisnisnya bahwa mereka wajib bin kudu digaji di sini, minggu lalu kita juga telah mendiskusikan tentang analisis rasio keuangan sederhana untuk melihat seberapa “oke” kinerja keuangan usaha kita di sini. Nah, sebelum lebih jauh membahas tetek bengek komponen keuangan lainnya, semoga sharing kali ini tidak membosankan untuk yang sudah paham mendalam tentang dasar-dasar keuangan untuk UKM.

Sebelum detail membahas tentang dasar-dasar keuangan saya akan mulai dari silly question, siapa yang sudah melakukan pencatatan transaksi usahanya? Siapa yang sudah murni memisahkan keuangan usaha dan pribadi? Pemisahan di sini bukan hanya berarti memiliki rekening khusus untuk bisnis namun juga harus dapat meastikan ketika uang pribadinya terpakai untuk usaha sudah dicatat sebagai utang pun sebaliknya.

Nah, jika untuk kedua pertanyaan tersebut jawaban Anda adalah sudah, maka dasar lanjutannya akan jauuuhh lebih mudah. Selamat.. 🙂 Kalau Anda termasuk yang menjawab belum, jangan khawatir, itulah gunanya kita membahas ini di awal tahun jadi masihh banyak waktu untuk memperbaiki dan tidak ada kata terlambat untuk memulai hal yang baik. Continue reading

Desain Remunerasi untuk Skala Bisnis UKM

Image

Ketika bisnis UKM mulai berkembang dan membesar, yang ditandai dengan sudah mampu mengangkat seorang atau beberapa karyawan, maka Salah satu hal yang patut mendapat perhatian penting  dalam mengelola karyawan adalah penentuan remunerasi yang tepat. Penentuan remunerasi ini penting karena ini berkaitan dengan kelangsungan usaha itu sendiri.

Keuangan usaha yang belum stabil mmembuat owner perlu memutar otak bagaimana mendesain remunerasi yang efektif bagi organisasi. Pelaku UKM harus bisa menghitung “kemampuan bayar” (capacity to pay) usahanya untuk dianggarkan dengan diseimbangkan pada remunerasi rata-rata di bursa kerja atau UMR.

Remunerasi dapat terbagi dari pendapatan tetap (fixed income) + tidak tetap (flexible income). Compensation itu critical, kadang bukan seberapa banyak, tapi bagaimana mengolah dan mempola kompensasi dan benefit itu agar memberikan impact Bukah hanya kpd karyawan yg menerima tapi yang paling penting kepada organisasi. Compensation juga bukan sekedar kewajiban organisasi kepada karyawan, tapi bisa jadi tools organisasi dalam hal reward and punishment Karyawan. Sehingga karyawan menjadi semangat, nyaman bekerja, terarah dan kinerja secara trend meningkat. Itulah goals dari compensation. Continue reading