Serba Serbi Trimester Awal Kehamilan

Trimester awal biasanya menjadi momen yang paling membahagiakan sekaligus berlimpah “nikmat” bagi beberapa bumil. Ada 1 fenomena yang di tahun 2012 saya herankan saat membaca Bab 5 buku Habibie dan Ainun, tertulis di halaman 31 buku tersebut

Walaupun Ainun sudah mengandung 7 bulan, ia tetap muntah, meludah dan sering susah makan.

Saat itu, karena kehamilan pertama dan kedua hanya dilanda morning sick berupa mual muntah dan saat hamil Haidar agak sulit menemukan makanan yang sesuai selera, maka saya bertanya-tanya dengan fenomena meludah tersebut. Continue reading

Advertisements

Manajemen Keuangan Persiapan Persalinan

Orangtua mana yang tidak excited menyambut kehadiran buah hati? Bahkan banyak yang membuat countdown pribadi dalam rangka menanti hari H si jabang bayi lahir…

Nah, salah satu perasaan yang terselip saat menantikannya adalah dag dig dug bagaimana menyiapkan dana dan anggaran untuk melahirkan nantinya. Mengapa demikian? Selama hamil, calon Ibu masih bisa mengatur bidan atau dokter kandungan yang cocok secara personal bagaimana mereka menjelaskan dan memeriksa kondisi kehamilan, termasuk bidan atau dokter mana yang masih masuk di budget mereka. Karena, banyak juga instansi tempat bekerja yang tidak mengcover biaya pemeriksaan kehamilan, sehingga perlu pintar-pintar memilih bidan atau dokter yang sesuai dengan preferensi dan budget yang ada.

Continue reading

A-Z Merencanakan dan Mengelola Kegiatan Komunitas

Tulisan ini dibuat untuk menyemangati seorang sahabat yang sedang berusaha memulai membuat kegiatan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya melalui sebuah seminar dan sejenisnya yang akan diisi oleh narasumber “kondang”.

Saya sendiripun belum handal mengurus kegiatan semacam itu, tapi semoga beberapa tips yang saya bagi bisa bermanfaat untuk teman-teman sesama pejuang dakwah melalui majelis ilmu yang ingin diselenggarakan. Karena kegiatan yang diadakan teman saya ini nantinya berupa majelis ilmu bagi wanita atau orang dewasa maka saya akan fokus membahas pengelolaan kegiatan semacam itu terlebih dahulu, jika ada yang tertarik membuat event dengan audience anak-anak akan dibahas di tulisan lainnya. Continue reading

PRODUCTIVE JOURNAL 2018

Inspirasi saat menyusun PRODUCTIVE JOURNAL ini adalah “kekacauan” yang kadang terjadi saat banyak hal terlupa untuk dilakukan hari demi hari, kesulitan mengevaluasi aktifitas harian diri sendiri, mencatat dan menghitung catatan keuangan keluarga untuk dilaporkan pada suami, dan lain-lain.

Terima kasih teman-teman yang sudah membeli jurnal kece ini.. silakan unduh beberapa dokumen bonusnya yaaa..

Bagi yang kemarin belum kebagian PO silakaaan hubungi bit.ly/PesanPJ2018

Bagi yang sudah menerima bukunya, semoga file-file di bawah ini makin menunjang produkktifitas Anda di 2018 yaaa… Continue reading

Hajj Journal: Day 19- Bersiap Menuju Puncak Ibadah Haji

Dalam dua hari ke depan insya Allah waktu yang dinanti-nantikan oleh hampir 2 juta jamaah haji yang hari ini sudah berkumpul di Mekkah akan tiba. Seluruh jamaah haji sudah berkumpul semua karena bandara di Jeddah sudah ditutup 3 hari sebelum hari Arafah. Bagi mereka yang mengikuti sunnah tarwiyah dalam waktu kurang 48 jam akan diberangkatkan ke Mina. Tarwiyah maksudnya sudah berdiam di Mina pada tanggal 8 Dzulhijah sejak ba’da dhuhur. Rombongan KBIH kami akan menuju Mina pada tanggal 8 Dzulhijah tepat ba’da maghrib begitu masuk hari baru menurut penanggalan hijriyah (dalam kalender hijriyah hari baru terhitung dari saat terbenamnya matahari).

Karena postingan ini ditulis setelah kami kembali dari prosesi Armina, berikut saya mencoba menyusun daftar persiapan barang yang sebaiknya dibawa menuju Armina. Continue reading

Mush’ab, Bunda dan 2 Potong Biskuit ##WWL Stories

Weekend lalu adalah 2 hari yang cukup bersejarah untuk saya dan Mush’ab. Mengapa? Karena pada dua hari tersebut kami berjuang untuk menapaki “tangga” baru milestone tumbuh kembang Mush’ab. Walau usia baru akan menjelang 21 bulan beberapa hari lagi, kami terpaksa menapaki “tangga” tersebut lebih awal karena panggilan Allah untuk saya dan suami di pertengahan Agustus nanti mengharuskan saya melatih Mush’ab lebih awal demi memudahkan bude nya yang akan membantu mengasuh Mush’ab selama kami ibadah di Baitullah.

PhotoGrid_1469556375119

Memilih 21 Bulan

Awalnya saya diminta untuk menyapih lebih awal lagi karena demikian lengketnya Mush’ab dengan saya 😀 Utamanya saat bepergian, hampir Mush’ab tidak pernah lepas dari “kantong ASI bunda” selama di perjalanan. Entah sudah berapa kali rute Sangatta-BPN dan sebaliknya selama 8 – 10 jam per 1 trip, Mush’ab duduk manis menyusu dari awal berangkat di rumah, sampai tiba di BPN sampai tiba lagi di rumah 🙂

Harusnya dicoba Ramadhan lalu, namun entah kenapa momen tersebut lewat saja, saya sendiri merasa belum siap. Kami coba mundurkan saat idul fitri, mumpung ayahnya cuti 🙂 Tapi, momen itupun terpaksa lewat lagi, karena kami dalam perjalanan cukup panjang, Sangatta-SMD-Tenggarong-BPN-Sangatta.

Bagi saya, ini adalah skenario yang indah dari Allah, sehingga kami bisa menuntaskan hampir 21bulan perjalanan breastfeeding kami. Hingga akhirnya, sejak tanggal 18 saya sudah mulai ancang-ancang.. Bismillah hari Sabtu dini hari tepatnya pukul 03.00 WITA, mulai dicoba tanpa ASI bangun tidur diajak main, ngemil yang lain, mandi dll.  Pukul 08.00, Mush’ab mulai gelisah.. memang biasanya jam segitu waktunya ASI setelah sarapan kemudian tidur. Continue reading

Tetap Produktif Beribadah saat”Berhalangan” di Bulan Ramadhan

Sebagai wanita usia produktif dan telah baligh biasanya selalu memiliki waktu-waktu “halangan” di setiap bulannya, tak terkecuali di Bulan Ramadhan.

Tentang ritual ibadah apa saja yang tetap bisa dilakukan oleh wanita haid telah banyak dibahas oleh banyak ulama di youtube juga aneka artikel, salah satunya di sini.

productive muslimah

Di  post ini saya hanya akan sekedar berbagi beberapa tips dan ide kegiatan produktif yang dapat dilakukan oleh wanita saat haid di bulan Ramadhan atau bulan lainnya untuk menggantikan ibadah yang tidak bisa dilakukan. Misalnya Continue reading

5 Cara Memotivasi Anak agar Selalu Hemat dengan Uang yang Dimiliki

 

Hemat adalah perkara yang cukup sulit dilakukan oleh anak-anak, bahkan orang tua sekalipun. Itulah mengapa, mendidik anak sejak dini untuk bisa berhemat adalah pekerjaan yang tidak gampang bagi seluruh orang tua. Orang tua harus bisa membuat anak bersikap hemat dan  memotivasi mereka agar pandai mengelola uang saku. Dengan mendorong anak agar mau hemat, maka mereka akan terbiasa dengan sikap ini sejak dini dan akan menjadi gaya hidupnya hingga dewasa kelak.

money

Jika Anda masih merasa kesulitan dalam mengajari anak untuk hemat, coba pelajari dan pahami lima cara mudah di bawah ini. Oh ya, yang lebih penting dari semuanya, praktikkan langsung kepada anak saat ini juga, ya. Continue reading

Behind the Scene Penulisan Buku Harian Anak Cermat

#Catatan ini ditulis sebagai penyemangat para Ibu dan Perempuan lainnya yang memiliki passion menulis atau sekedar ingin berbagi pengalaman dan ilmu lewat tulisan

Walau niat menulis sebuah buku hasil tulisan pribadi dengan ide sendiri telah lama menari-nari dalam pikiran saya, namun sebelumnya bagi saya itu hanya “mimpi” yang masih lama terwujud. Sampai dengan akhir tahun 2015 lalu, dengan izin dari Allah saya mencoba mendobrak wacana mimpi tersebut, daan alhamdulillah Buku Harian Anak Cermat lahir tepat hari ini ditandai oleh keluarnya ia dari percetakan ke lokasi para distributor untuk diteruskan ke reseller dan pembeli satuan.

cover BHAC.jpg

Posting tentang bagaimana persiapan teknis menerbitkan indie sebuah buku akan saya tulis terpisah, di tulisan ini saya ingin “curhat” dulu tentang bagaimana terus memompa semangat dalam usaha mendobrak wacana mimpi tersebut.

Jadi, di balik buku sederhana yang akhirnya lahir juga hari ini, terdapat: Continue reading

Belajar Menjadi Muslimah Profesional

Pagi itu, saya tercenung agak lama di depan daftar panjang pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini, dari antar jemput anak, berbagai urusan sosial dan organisasi, update laporan bulanan keuangan keluarga, masak, dan tetek bengek lainnya.

Saya mencoba mengingat prinsip Ibu Profesional seharusnya tahu mana yang prioritas, jangan-jangan selama ini saya terlalu banyak bantu-bantu di luar walau sudah tidak bekerja formal, namun klien utama saya yaitu suami dan anak-anak belum tuntas hak nya saya berikan.

Kemudian berusaha mengevaluasi diri, rasanya kalau saya yang menilai terlalu subjektif. Akhirnya terpikir menyusun checklist evaluasi berdasarkan peranan wanita yang tercantum di Al-Qur’an detailnya pernah saya post di sini. Nahh, jadilah checklist seperti di bawah ini… Semoga bermanfaat untuk sesama wanita, istri dan ibu 🙂 Be Professional… 🙂 Continue reading