Book Review: Tuntas Kemandirian – Investasi Ortu Sepanjang Masa

20an halaman pertama di buku ini membuat saya terpana ternyata begitu banyak “bencana” yang bisa timbul saat kemandirian tak tuntas ditanamkan pada jiwa Ananda.

Buku ini khas seperti tulisan Bunda Ani Ch lainnya, lugas dan padat dengan berbagai fakta dari kumpulan pengalaman beliau sebagai psikolog dan konselor sejak tahun 2005. Membacanya seperti mendengar cerita tentang berbagai kasus yang dihadapi terkait beban yang harus ditanggung jika investasi bernama kemandirian itu tak tertanam sempurna pada diri sang buah hati.

Menjadi korban bullying, mengalami degradasi intelektualitas, mogok sekolah, drop out kuliah, kekacauan pola ibadah, kericuhan keluarga hingga badai rumah tangga bisa hadir karena ketidaktuntasan kemandirian tersebut. Oleh karenanya, pada buku ini penulis memaparkan dengan tuntas setiap fase yang harus dijalani sejak dini mulai dari duduk, merangkak, berjalan, ASI, MPASI, penyapihan, toilet training, stimulasi kemandirian di usia pra baligh hingga baligh.

Bagi saya, checklist latihan kemandirian yang disertakan pada buku ini sangat membantu diri saya sebagai ortu untuk merunut kembali item kemandirian yang sudah tuntas dan masih jadi PR bagi kami. Setiap checklist tersebut dirangkum dari berbagai referensi handal sehingga hasilnya sudah cukup merunut setiap fase.

  • Judul : Tuntas Kemandirian
  • Penulis : Ani Ch
  • SoftCover, 152 halaman(B/W)
  • Penerbit : FillaPress
  • Distributor : bit.ly/Admin1Taqia

Rekomendasi Buku untuk Anak Usia 1 – 5 tahun

Saat berdiskusi bersama peserta KulGram Cinta Literasi beberapa waktu lalu, beberapa orang bertanya ttg buku apa ya yang direkomendasikan untuk dibaca bersama ananda yang berusia 1-5 tahun. Pas banget, pekan ini jadi tema juga di Rabu Menggebu Kampus 2 Kalimantan 🙂

Walhasil, bertekadlah saya menuliskan rekomendasi versi keluarga kami ini untuk para bunda-bunda keceeh.. Semoga bermanfaat 🙂

Saya akan membagi rekomendasi buku ini per tema ya…

  • Fitrah Keimanan – termasuk di dalamnya tauhid/aqidah, akhlaq; kisah keteladanan para Nabi, orang sholih, dan tokoh inspiratif; imaji positif terhadap agama dan ibadah; nilai-nilai kebaikan.

Continue reading

Buku Habibie Ainun

Tulisan ini adalah hasil repost note di FB kurang lebih 5 tahun lalu, menjelang 3rd anniversary kami, dulu..

Happy reading 🙂

Alhamdulillah, Kakak mengajak kami mampir sebentar ke Toko buku itu sebelum malam tahun baru kemarin, supaya kami bisa mengisi waktu membaca buku selama long weekend kemarin. Saya menyebut buku ini sebagai kado dari Allah SWT sebagai pengingat dan penginpirasi kami untuk memotivasi kembali diri kami berdua menjadi pasangan yang lebih dicintaiNya.

Buku yang ditulis dengan sangat mengalir oleh Pak Habibie mampu membuat buku Habibie dan Ainun membawa embun sejuk dalam diri saya terutama, rasanya mendapat gambaran lebih nyata tentang bagaimana seharusnya seorang istri bersikap, bagaimana seorang ibu mendiidik dan bagaimana wanita berkontribusi pada agama dan bangsanya.

“Ainun tidak pernah mengeluh dan tidak memberi informasi mengenai masalah yang ia hadapi karena takut mengganggu pekerjaan saya. Wajahnya selalu cerah, tentram, memukau, dan mengilhami saya walaupun ia lelah dan sakit.”

Kalimat ini berpuluh kali ditulis dan diulang oleh bapak Habibie dalam menggambarkan betapa Ibu Ainun sangat halus menjaga perasaan sang suami.

Buku ini sangat saya rekomendasikan untuk dibaca bagi pasangan yang sudah menikah ataupun teman – teman yang belum menikah, beliau bedua setidaknya dapat menjadi referensi tambahan pasangan yang bersedia mengkontribusikan ilmu dan harta mereka demi mengembangkan SDM di Indonesia. Bahkan lebih dari itu dalam buku ini juga tergambar sedikit tentang dinamika politik dan bagaimana peranan beliau berdua menjunjung syariat islam tanpa mengandalkan simbol agama semata seperti beberapa tokoh lainnya.