Catatan Kehidupan

2 hari yang lalu, menurut kalender masehi, usia saya tepat 31 tahun. Namun menurut hijriyah, saat ini usia saya mulai menginjak 32 tahun… Momen ini istimewa karena saya jadi teringat kembali cerita-cerita Ibu (almarhumah) dulu bahwa saya lahir di bulan Syawal 1405H, sungguh momen yang sangat indah bagi beliau dan ayah.. Karena 10 bulan sebelumnya mereka berdua baru mengikat janji, dan alhamdulillah qadarullah menakdirkan cukup 1 bulan mereka menunggu kabar gembira kehamilan Ibu dahulu.

Tahun ini, 16 Juli bertepatan dengan bulan Syawal. Saya masih teringat jelas cerita Ibu tentang bagaimana nama Naila Mundjichatuttazkiyyah akhirnya tersemat pada putri pertamanya ini. Ibu mencoba mencari nama lain penuh makna selain dari kata Fitri yang sangat identik dengan hari raya di bulan Syawal, bertanya pada beberapa saudara utamanya adalah saudara laki-laki Ayah. Hingga terpilih lah nama tersebut, nama yang tetap mengusung agenda kesucian untuk tetap mengingati bulan Syawal yang identik dengan kembali fitri di bagian terakhirnya melalui kata tazkiyyah.  Continue reading

Catatan Ibu di Seberang Pulau

Catatan ini ditulis terinspirasi oleh pertanyaan beberapa teman yang sedang menjajaki kemungkinan suami ditugaskan ke daerah yang cukup jauh dari kota besar dan keramaian seperti daerah yang kami sekeluarga tempati sekarang ini…:)

Mungkin juga menjawab beberapa pertanyaan yang sering kami dengar, gimana di sana? Kerasan? 😀

Walau baru 6 bulan berada di sini, saya dan suami juga anak-anak ternyata cukup menikmati perubahan yang ada saat mulai tinggal di sini hingga sekarang. Tentu saja tetap ada plus minusnya, namun hingga saat ini sukanya masih lebh banyak daripada dukanya 😀 semoga demikian seterusnya..

C360_2015-04-05-16-42-23-557

Supaya lebih nyata sharing plus minus hidup di kota kecil di luar Jawa, saya akan mulai menulis daftar part enak-enaknya dulu yaa.. Continue reading

Ketika Harus Memilih

Sebagai manusia, sewajarnya jika saya, suami dan kita semua selalu menginginkan yang paling ideal, yang paling sesuai menurut kita, selalu ingin yang terbaik, termasuk di dalamnya untuk urusan pengasuhan dan pendidikan anak. Tadi siang, melalui WA salah satu sahabat terbaik saya yang sedang mengandung anak pertamanya bertanya tentang bagaimana dulu kami memutuskan pilihan kami saat lahir anak pertama dan kedua saya masih bekerja. Bagi kami berdua, pilihannya tidak banyak saat itu, pertama kami jauh dari kedua orang tua kami, kedua; saat itu belum menjamur daycare-daycare berkualitas baik seperti sekarang (kalaupun ada, secara jarak dan dana tidak cocok. Saya ingat sekali saat masih bekerja dan Haidar lahir saat itu road show mencari daycare islami yang berkualitas ternyata tarifnya 4 juta lebih sebulan, itu di tahun 2011).

Nah, mempertimbangkan itu semua, akhirnya pilihan kami mengkerucut pada dua saja, yaitu

  • Meng-hire nanny (dengan berbagai konsekuensinya)
  • Saya resign

Continue reading

Ketika Anak Mulai Bertanya tentang Agama yang Berbeda-beda

Kapan anak menanyakan sesuatu memang tdk disangka-sangka, kemarin saat halal bihalal diantar oleh mantan supir keluarga kami yang sudah hampir 5 tahun bekerja di rmh kami, Faza menanyakan sesuatu yang tdk saya sangka-sangka.

question kid

Adzan dhuhur berkumandang, Faza bertanya kita sholat di mana bunda? Alhamdulillah, tadi bunda sudah wudhu di rumah kak, nanti sholat di tempat halal bihalal nya yaaa.. 🙂 

F: Mbak Evi lagi ga sholat (dia sudah tahu konsep sederhana Haid, yaitu seorang perempuan yang sudah baligh sedang berpenyakit karena keluar darah) Kalo pak Andi sholat di mana bunda? (Pak Andi adalah seorang nasrani) Continue reading

Mari Berbagi Cerita Berhadiah…

Assalamu’alaikum Wr Wb Teman-teman… Di tengah riuh pilpres, semoga posting ini tetap dibaca  Jadi ceritanya kami mendapat voucher Rp 400.000 untuk mengikuti Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan oleh Jari Qur’an Managementpd tgl 4-6 Juli 2014, namun karena kami sekeluarga berhalangan mengikutinya, maka kami berniat menghibahkan voucher kegiatan tersebut kepada teman – teman yang berminat  Continue reading

Pricing Strategy dan Perhitungan HPP pada UKM

Saat baru memulai usaha atau saat akan memperkenalkan produk baru beberapa pengusaha kesulitan menemukan cara yang pas untuk menentukan harga, apalagi jika produk atau jasa yang akan diperkenalkan bukan sebuah produk yang sudah banyak beredar di pasaran, walhasil kebanyakan menggunakan strategi coba-coba atau mengandalkan insting untuk menentukan harga yang sesuai bagi produk mereka tersebut.

Nah, inilah pentingnya kita memahami makna HPP (harga pokok penjualan) dalam bahasa Inggris seringkali disingkat menjadi COGS (Cost of Good Sold) atau Cost of Sales. Kenapa penting? Karena saat kita tidak memiliki clue apapun untuk menetapkan harga, angka total HPP ini akan menjadi clue berharga bagi kita dalam proses penentuan harga tersebut. Continue reading

Mewujudkan Mimpi dengan Ikhtiar dan Doa

Saya dan suami sangat berbeda pada banyak hal, saya sangat suka jalan-jalan dan belanja dari yang penting sampai yg tdk penting, dia tidak suka. Dia bisa menamatkan buku yg tebalnya ngalah2in hak sepatu tertinggi yg saya punya dengan tema yg tdk kalah berat dengan sekarung beras dengan cepat, saya hobinya bacaan2 ringan, dan masih banyak lagi perbedaan lainnya :). Namun kami punya beberapa mimpi yang sama, salah satu kesamaan mimpi kami adalah ingin mengabdi di sebuah sekolah agama yang dikelola profesional dan mampu melahirkan generasi-generasi Qur’ani sebagai ladang jariyah kami nantinya, Insya Allah…

Image Continue reading

Mengenal Lebih Dekat Laporan Keuangan bagi UKM (Part 4 of 4)

Pada post ini kita akan membahas laporan keuangan terakhir yang ada di rangkaian laporan keuangan sederhana yang ada. Apakah itu?? Laporan ini disebut catatan laporan keuangan. Walaupun hanya berupa “catatan”, namun laporan ini adalah laporan yang tidak terpisahkan dari keseluruhan laporan keuangan yang ada. Melengkapi post-post sebelumnya di sini, sekarang kita akan lihat lebih jelas apa yang dimaksud catatan atas laporan keuangan ini. Continue reading

Mimpi Kami Sangat Sederhana…

My friends and family are my support system. They tell me what I need to hear, not what I want to hear and they are there for me in the good and bad times. Without them I have no idea where I would be and I know that their love for me is what’s keeping my head above the water.– Kelly Clarkson

Image

Tampaknya saya harus setuju 1000% dengan ungkapan di atas.. Hari ini, sebelum genap sebulan kami berkenalan hanya melalui grup WA, kami bertemu pertama kalinya secara langsung, dan rasanya sama sekali bukan seperti bertemu kawan baru namun sudah seperti bertemu sahabat lama 🙂

Perkenalan kami memang hanya difasilitasi oleh satu kesamaan yaitu sama-sama punya suami alumni penerima beasiswa PPSDMS, tapi alhamdulillah mimpi kami ternyata tak jauh berbeda. Sebagai seorang wanita, istri dan ibu, kami sangat ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga, bangsa dan ummat. Walhasil, dengan persiapan yang jauh dari muluk dan berlebihan kopdar hari ini berlangsung dengan meriah dan penuh inspirasi, semoga ini bukan hanya pendapat saya 😀 Continue reading

Membangun Corporate Identity bagi UKM

Bagi Anda yang sering menggunakan taksi, apakah suka memperhatikan, kenapa para supir Blue Bird suka menjulurkan kepalanya ke bangku belakang secara otomatis ketika pengguna taksi telah keluar dari taksi? Ternyata mereka secara refleks mengecek apakah ada barang yang tertinggal.  Dan bukan sebuah rahasia, telah banyak barang tertinggal dari konsumen Blue Bird yang dalam 24 jam telah kembali lagi ke pemiliknya.

Pertanyaannya adalah, bagaimana bisa sebuah perusahaan taksi berhasil membangun karakter drivernya hingga sedemikian rupa. Blue Bird berhasil membangun karakter pengemudi yang merupakan ujung tombak perusahaan dengan sangat baik. supir taksi blue bird terkenal sebagai driver yang jujur, mempunyai teknik mengemudi yang handal, kesopanan yang terjaga dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas yang menjadi jaminan keamanan dan keselamatan penumpang.

Itulah salah satu kunci sukses dari Blue Bird menjadi perusahaan taksi terpercaya diantara ratusan perusahaan taksi di Indonesia. Pada saat kita memerlukan taksi, maka dalam sekejap top of mind yang muncul adalah Blue Bird, ya kan?

Tentu saja karakter pengemudi tersebut tidak dibangun dalam waktu sesaat,  Blue Bird mengasah karakter drivernya selama bertahun-tahun. Blue Bird dengan sabar mengasah sisi karakter pengemudinya yakni kedisiplinan dan kejujuran.

Blue Bird berhasil membangun Corporate Identity dengan citra yang positif. Citra positif merupakan syarat mutlak bagi organisasi yang ingin sukses tumbuh dan berkembang. citra yang baik bukan hanya menarik konsumen untuk memilih produk, tapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Pada akhirnya reputasi positif berperan besar dalam meningkatkan penjualan dan bisnis bagi perusahaan. Continue reading