Jadwal Harian: Antara Fleksibel dan Disiplin

Manajemen waktu bagi seorang Ibu hampir selalu menjadi perbincangan seru. Bukan hanya karena sangat menantang, namun karena pada prakteknya, seringkali harus berdamai dengan aneka tantangan yang membuat jadwal rapi terencana mulai harus dimodifikasi demi tercapainya kenyamanan bersama.

Jika dulu saat masih kuliah, atau menjadi ibu yang bekerja di ranah publik saya sangat terbantu dengan jadwal rigid per 30 menit yang saya susun rapi di file excel khusus jadwal harian, maka setelah menjadi ibu profesional yang bekerja di ranah domestik, semua harus disusun ulang setiap hari untuk area detail manajemen waktunya, alhamdulillah sistem gelondongan waktu cukup membantu dengan mengelompokkan area – area penting pembagian waktu. Continue reading

Advertisements

Happy Parents, Happy Kiddos…

Belajar lagi, belajar terus, sepanjang hayat…

Pekan ini, ada 1 kelas lagi yang saya ikuti.. Kelas pendampingan penyusunan portofolio anak. Seperti kelas2 produktif lainnya ada banyak nice homework yang harus kami kerjakan..

Hari pertama kami diminta menuliskan kelebihan diri sendiri (yeayy narsis time :D, gak ding ya, list ini dibuat dari observasi diri sendiri dipertajam oleh hasil Talents Mapping)

Continue reading

Math Around Us (1): Ada Angka di balik Makaroni Keju

Kamis lalu, tanggal 20 Juli 2017 pass bangett saat dimulai periode tantangan Bunda Sayang chapter 6 tentang Math, si Kaka ngajak bikin makaroni rebus keju… Kebetulan juga bunda pengen bikin Kroket Makaroni ala2 dengan beberapa bahan yang pas ada di kulkas.. berjibaku lah kami di dapur sesorean itu.. Continue reading

Merefleksi bukan Menggurui…

Sudah lama tahu bahwa digurui bukanlah hal yang menyenangkan bagi semua orang, termasuk anak-anak yaa… Kayaknya kalau digurui tuh kesannya kan kita “kurang cerdas” gitu yaa? hihi..

Kemarin sempat menangkap momen seru, salah satu momen yang membuktikan bahwa refleksi kadang jauh lebih ampuh daripada sekedar sok “menggurui”. Insya Allah menggurui ini juga yang saya tangkap beda dengan menasehati ya.. Menasehati memiliki pesan moral yang jelas dan biasanya diungkapkan pada momen yang pas. Seperti Rasulullah SAW seringkali saat safar bersama sahabat kecil akan memberi beberapa nasehat yang demikian membekas di hati mereka. Sedangkan menggurui umumnya dilakukan dengan cara yang kurang ahsan, misalnya langsung memotong pembicaraan lawan bicara, memberikan masukan tanpa melihat suasana terlebih dahulu.

Ceritanya, saat di mobil dalam perjalanan menjemput kaka di sekolah, Mas Haidar cerita bahwa sekarang dia sedang ingin jualan mainan. Continue reading

Jurnal Pengasuhan Maret 2016

Alhamdulillah….

Bulan ini anak-anak masih semangatt… Ayah bunda nya pun demikian..

Kabar baiknya adalaaahh.. Biidznillah, Haidar sudah lancar naik sepeda dari awal Maret lalu… Good job Boy.. ๐Ÿ™‚ Sebagai hadiah Ayah membelikan perlengkapan safety bersepeda karena Haidar sdh mulai ngebut2an dan agak tanned gitu kulitnya.. secara hampir setiap waktu sibuk naik sepeda…

Kaka, makin semangat melanjutkan hafalan juz 29 nya, insya Allah 3 surat lagi ya kak…

Adek Mush’ab, makin getol berjuang bisa main bareng kakak2nya sekarang juga makin berani saat berenang walau masih pake pelampung tangan ๐Ÿ™‚

Jurnal Pengasuhan Mei 2016

Setelah lama absen mengisi jurnal pengasuhan online, hari ini bertekad mengisi kembali.. alhamdulillah sedang ada 2 jagoan tamu di rumah jadi lumayan bisa escape setelah menemani bermain 2 jam an tadi.

Di bulan ini, seperti biasa masih banyak kejutan dari catatan harian mengasuh dan memfasilitasi pendidikan 3 buah hati kami di rumah. Continue reading

Jurnal Pengasuhan Feb 2016

Ufhhh Senang rasanya menulis kembali setelah beberapa minggu terakhir ini saat membuka laptop hanya bisa menyiapkan event kopdar HeBAT Community dan edit serta finalisasi buku coret2an saya untuk Kaka yang mau dicetak.

Bulan ini…

Awal bulan kami family trip ke Balikpapan, seru-seruan liat beruang madu, ke pantai Lamaru, belajar tentang hal baru bahwa kadang ada orang yang punya niat tidak baik ngambil sandal kami sekeluarga kecuali milik Ayah :D, beli buku, nyari kacamata untuk bunda ๐Ÿ™‚

Tanggal 14 Feb kami jadi host untuk Festival Dolanan Tradisional di lapangan cricket komplek tempat kami tinggal, acaranyaaa seruuu sekaliii… ๐Ÿ™‚ semua heppi..

Tanggal 20 Feb nya kami jadi host juga untuk seminar dan kajian Parenting “Fitrah Based Education” dari Ust Harry yang berkenan datang jauh2 dari Jakarta.

Nah, sekarang update tentang bocah-bocah.. Continue reading

Trombositosis, Akhirnya Kita Kenalan..

Seminggu terakhirย ini, kami sekeluarga akhirnya kenalan juga dengan jenis penyakit yang kurang populer dan sering menyebabkan orang yang pertama kali mendengar mengira saya salah ketik.

Sabtu lalu, suami menyarankan saya memeriksakan Mush’ab ke dokter anak karena tampaknya batuk-batuk yang dialami sudah demikian lama, lebih dari dua minggu. Walaupun nomer antrian yang kami terima menunjukkan angka buncit yaitu 25, kami tetap berusaha tersenyum, itung2 sambil keliling kota Sangatta ๐Ÿ˜€

Daan setelah pukul 19.30 nama Mush’ab dipanggil masuk ruangan. Setelah menjelaskan kronologis batuk Mush’ab seraya sang dokter memeriksa mulut dan tenggorokan juga dada, dokter meminta saya membawa Mush’ab cek darah dulu ke laboratorium.

Karena ini pertama kali sesi cek ย darah bagi Mush’ab maka masuk ke lab pun Mush’ab masih senyum-senyum becanda dengan saya. Daan, ketika jarumnya masuk, jeng jeng, nangis.. alhamdulillah tak lama. 15 menit kemudian, hasil selesai dan kami bawa ke dokter.

Dokter melingkari dua angka yaitu di bagian trombosit dan leukosit, trombosit Mush’ab sangat tinggi dibanding batas maksimal normal nya yaitu antara 150rb-500rb, sementara angka trombositnya 753rb. Leukosit pun cukup tinggi yaitu 12.900. Continue reading

Day 3: Renang (pasti) Selalu Seru… (Fam Holiday Series)

Jum’at ini, kami habiskan setengah harinya untuk santai-santai saja di rumah. Setelah semalam baru berjibaku di dapur menyiapkan acara pengajian di rumah. Apalagi Kak Faza yang sudah hebat berusaha membantu menyiapkan nasi piringan untuk para tamu ๐Ÿ˜€

IMG_20151210_195308.jpg

Menjelang sore, agar tak mati gaya saya ajak anak-anak berenang di kolam renang Citra Garden Water Park dekat rumah Mbah Kung. Waktunya uda agak mepet sih krn sudah jam 15.00 sementara jam 17.00 sudah ditutup. Tapii, bukan bocils namanya kalo ga semangat ’45. Mereka sudah saya siapkan pakai baju renang dari di rumah, jadiii begitu sampai depan kolam tinggal pemanasan bentaar daaan.. cihuy cebur sana cebur sini.

Walau area kolam renang tidak terlalu besar, namun cukup bersih dan seru juga wahana-wahana kecil di sana. Untuk tiket seharga 20 atau 25ribu menurut kami sih sudah cukup value for money lah yaa ๐Ÿ˜€

Mush’ab yang tidak direncanakan ikut berenang pun akhirnya nyemplung juga bentar, saking tidak tahan godaannya si Mush’ab melihat kaka-kaka seru bermain air, perosotan aneka versi, dan permainan air lainnya.

Continue reading

Jurnal Pengasuhan Januari 2016

Layaknya hidup yang terus berputar bahkan kadang ekstrim seperti roller coaster, mengasuh dan mendidik anak pun tak jaub dari itu rasanya bagi saya. Ada kalanya setiap anak begitu baik dan menggemaskan, memeluk sambil bilang “aku sayaaang banget sama Bunda” atau “Bunda, maafin aku ya, kalau aku ada salah” tapiii kadang juga bisa yang tantrum atau moody gak jelas sampe galakin saudaranya even ga mau denger bundanya.

Jadi, harus gimana? Ya, kalau saya terus evaluasi diri, berdoa, kadang pake acara ngomel-ngomel, kalo udah sebel banget mending kabur ke kamar sama Mush’ab, becanda-canda sama si adek biasanya abis gitu si kaka dan mas tergoda pengen ikutan terus minta maaf deh.. ๐Ÿ™‚

Baiklah, update per minggu ini: Continue reading