Hajj Journal: Day 41- Rindu Pulang, Enggan Pergi

Satu-satunya perjalanan yang membuat galau musafirnya adalah perjalanan ibadah haji, di satu sisi rindu kembali ke tanah air untuk memeluk buah hati, namun di sisi lain sungguh berat rasanya untuk pergi karena magnet Tanah Haram yang demikian kuat di jiwa seorang Muslim. Continue reading

Advertisements

Hajj Journal: Day 40- Tips Berkemas

28 Sep 2016

Saatnya menimbang koper besar…

Kepulangan adalah waktu yang sangat krusial, salah satunya terkait barang bawaan. Maklumlah yaa.. walau diniatkan 100% ibadah, rasanya kurang afdol kalau tidak membelikan anak2, orangtua, saudara, sahabat aneka oleh-oleh khas jazirah Arab. Oleh karena itu, koper yang di masa keberangkatan penuh dengan perlengkapan ibadah, makanan bekal selama 40 hari, deterjen, dan aneka perlengkapan lainnya kini berganti plastik-plastik berisi oleh-oleh untuk handai taulan. Continue reading

Hajj Journal: Day 33-Kelenaan Berujung Penyesalan

Bukan rahasia lagi, bagi jamaah haji kloter awal, masa-masa menunggu puncak haji menjadi ajang ibadah “pemanasan” dan biasanya tdk ingin terlalu memforsir agar di saat puncak ibadah haji fisik masih cukup kuat. Bagi yang kloter akhir, sebelum puncak haji yang kadang waktunya sudah mepet hanya bisa ibadah sebisanya di masjidil haram krn biasanya bus yang beroperasi makin jarang, begitupun kondisi fisik yg biasanya sedang recover setelah perjalanan jauh dari tanah air.

Nah, seusai puncak ibadah haji, kloter awal sudah mulai bersiap kembali ke tanah air. Sementara kloter akhir, disibukkan pula dengan merecover tenaga sambil mulai menyesuaikan diri di tanah Haram. Continue reading

Detail Persiapan Haji

Waktu keberangkatan haji bagi jamaah tahun 1439 H semakin dekat, bagi para sahabat dan keluarga yang akan berangkat tahun ini, doa terbaik kami untuk semuanya.. semoga lancar dan yang terpenting adalah menjadi haji yang mabrur, aamiin..

As requested, ada yang meminta list lengkap perlengkapan yang kami bawa 2 tahun lalu saat menunaikan ibadah haji. Semoga file terlampir dan juga beberapa contoh di bawah ini bisa membantu teman-teman semua… Continue reading

Hajj Journal: Day 32- Hajj Friendship Stories (2)

20 Sept 2016

Salah satu hal yang sangat kami syukuri selama perjalanan haji ini adalah memiliki banyak sahabat baru yang luar biasa menginspirasi. Di bagian pertama tulisan ini yaitu di hari ke-23 saya sudah menuliskan betapa seru dan bahagianya bersama teman2 baru ini.

Di hari ke-32 ini, saya masih ingin berbagi tentang hikmah memiliki teman dan saudara baru dalam perjalanan haji ini. Selama 43 hari bersama dengan kenalan baru alhamdulillah, kami makin kaya akan cerita dan pengalaman dari obrolan singkat maupun panjang bersama sahabat baru kami ini. Continue reading

Hajj Journal: Day 30- Mengobati Rindu pada Baitullah dan Sesaat Melirik Gemerlap Kota Jeddah

18 Sept 2016

Hari ini, setelah melalui masa period, akhirnya bisa kembali ke Masjidil Haram, rasanyaaa senang sekaliii.. berbunga-bunga… 😀 sedikit lebay tapi bagi kami yang datang jauh2 ke tanah suci rasanya memang rugi sekali jika sehari saja tidak bs datang ibadah ke Masjidil Haram.

Alhamdulillah.. bahkan Allah memberi bonus lagi pada kami bisa bersilaturahim dengan beberapa teman dari berbagai daerah salah satunya Meining teman sefakultas saya dulu di FE 03.. Saling bertukar cerita dan pengalaman karena Meining berangkat dr Belanda disebabkan sedang dalam masa studi S3 suaminya di sana.. Continue reading

Hajj Journal: Day 29- Mengejar Amalan yang Diridhai

Armina telah berlalu, sebagian merasa lega puncak amalan haji usai sudah, sebagian lagi mulai merasa sedih karena akan segera meninggalkan tanah haram. Salah satu yang harus diingat adalah jangan sampai semangat ibadah mengendur bahkan sebisa mungkin kita berusaha menyempurnakan kekurangan – kekurangan ibadah sebelumnya.

Pada sesi pengajian ba’da ArMinA dibahas tentang Khauf dan Raja’ yang tercantum di Al-An’am ayat 44 sebagai salah satu ciri kesempurnaan ibadah. Berikut ini ringkasan kajian yang saya comot2 dari resume Mbak Citra teman jamaah dari rombongan 8. Continue reading

Mengetuk Pintu Langit

Do’a ini terukir beberapa bulan lampau, di mana setiap ada kesempatan sambil menunggu masa puncak Ibadah Haji di Madinah dan Mekkah, saya tuliskan satu demi satu asa. Dan, saat kami berdua bersimpuh di Padang Arafah, do’a ini berulang kami lantunkan untuk mengetuk pintu langit-Nya. Berharap tujuan utama menggapai jannah-Nya dapat dikabulkan oleh-Nya. Lembaran tulisan tangan atas do’a tersebut memang makin usang, tapi harapan untuk meraihnya jauh lebih kuat.. Untuk terus mengingatnya, saya coba abadikan salah satunya melalui tulisan ini.

Continue reading

Hajj Journal: Day 28- Kala Rindu Melanda

Usai puncak amalan ibadah haji, rasa kangen pada keluarga khususnya anak-anak tak terelakkan. Terlebih bagi orangtua yang anaknya masih kecil-kecil seperti kami.

Kami bersyukur Allah memberi kami jadwal kloter yang sangat baik, menurut kami. Kami termasuk gelombang 1 urutan menjelang akhir. Apa implikasinya? Kami berangkat kira-kira 3 minggu sebelum puncak haji menuju Armina. 8 hari kami habiskan beribadah di Madinah terlebih dahulu, efektif sekitar 12 hari kemudian dihabiskan menunggu di Mekkah. Dilanjutkan Armina hingga hari ke 28 ini, sehingga kami masih punya kurang lebih 11 hari menjelang kepulangan ke tanah air.

Biasanya, masa-masa menunggu kepulangan ini menjadi demikian krusial untuk menjaga keistiqamahan ibadah kita. Sebagian ada yang makin semangat ibadah karena tahu bahwa waktu untuk menimba jutaan keberkahan pahala ibadah di tanah haram tak lagi lama, namun demikian tak ssdikit pula yang justru terlena mengumpulkan belanjaan dan istirahat berlebih di hotel dengan alasan capek setelah armina dan ingin mengumpulkan energi untuk kepulangan ke tanah air.

Berikut beberapa tips dari saya untuk memaknai waktu tunggu menuju hari kepulangan tersebut: Continue reading