Saat Melalui Turunan…

Hari ini.. sungguh.. hufhhhh…

Beberapa kali emosi memuncak, dua anak yang sakit di rumah, dengan tingkah manja gak karuan ditambah si adek yang sibuk cari perhatian karena ngiri bunda memperhatikan kaka dan mas. Agak siangan saat yang dua agak baikan kondisinya malah makin memperkeruh keadaan dengan bertengkar hanya karena masalah sepele satu sama lain…

Hwaaa.. akhirnya benteng pertahanan mulai bobol, nada jadi meninggi.. Hikss…

Menjelang sore ketiganya saya panggil, walaupun si adek pasti belum paham apapun. Tapi saya tetap sampaikan “Bunda minta maaf ya, tadi sempat berteriak sama kaka dan mas. Jujur, bunda agak lelah harus bicara berulang. Sekarang bunda minta tolong dengarkan bunda ya kalau bunda kasih tahu. Jika ada saudaranya yang iseng atau ada yang merasa terdholimi, sebaiknya tarik nafas, istighfar kemudian cari tempat yang aman dan berdoa di sana. Insya Allah, doa orang yang terdholimi didengarkan oleh Allah. Segera berdoa semoga cita-cita kalian bisa tercapai ya… Tolong ingatkan juga kalau suara bunda mulai keras, ajak bunda istighfar ya…” Continue reading

Advertisements

Marah.. Bukan Marah-Marah..

Kemarin, emosi saya agak terpancing setelah beberapa kali Kaka tidak juga mengindahkan kata-kata saya untuk segera melipat mukena dulu sebelum ikut ke dapur. Sebenarnya sepele, tapi saya sudah coba beberapa kali dengan singkat dan padat memberi tahu agar segera melipat dan meletakkan dulu agar baju sholatnya tidak terkena kotoran di dapur dan Kaka masih cuek 😦 Continue reading

Merefleksi bukan Menggurui…

Sudah lama tahu bahwa digurui bukanlah hal yang menyenangkan bagi semua orang, termasuk anak-anak yaa… Kayaknya kalau digurui tuh kesannya kan kita “kurang cerdas” gitu yaa? hihi..

Kemarin sempat menangkap momen seru, salah satu momen yang membuktikan bahwa refleksi kadang jauh lebih ampuh daripada sekedar sok “menggurui”. Insya Allah menggurui ini juga yang saya tangkap beda dengan menasehati ya.. Menasehati memiliki pesan moral yang jelas dan biasanya diungkapkan pada momen yang pas. Seperti Rasulullah SAW seringkali saat safar bersama sahabat kecil akan memberi beberapa nasehat yang demikian membekas di hati mereka. Sedangkan menggurui umumnya dilakukan dengan cara yang kurang ahsan, misalnya langsung memotong pembicaraan lawan bicara, memberikan masukan tanpa melihat suasana terlebih dahulu.

Ceritanya, saat di mobil dalam perjalanan menjemput kaka di sekolah, Mas Haidar cerita bahwa sekarang dia sedang ingin jualan mainan. Continue reading

Bermain Bersama Pilihan

Hampir semua orang tidak hanya anak-anak lebih suka jika keputusan berasal dari dirinya 🙂 Mungkin ini yang dinamakan sisi egosentris seseorang.

Jika memahami hal ini, sebagai orang tua pada anak, sebaiknya memiliki perbendaharaan pilihan yang cukup banyak namun bisa meleading ke arah kebaikan.

Saat bersama kaka Faza..

Bunda: Jadi kira-kira hari ini mau bikin karya apa kak?

Faza : belum tahu bun

B: Mau nambahin isi agenda anak muslim yang kemarin kaka ketik atau mau bikin cerita baru? Continue reading