Manajemen Keuangan Persiapan Persalinan

Orangtua mana yang tidak excited menyambut kehadiran buah hati? Bahkan banyak yang membuat countdown pribadi dalam rangka menanti hari H si jabang bayi lahir…

Nah, salah satu perasaan yang terselip saat menantikannya adalah dag dig dug bagaimana menyiapkan dana dan anggaran untuk melahirkan nantinya. Mengapa demikian? Selama hamil, calon Ibu masih bisa mengatur bidan atau dokter kandungan yang cocok secara personal bagaimana mereka menjelaskan dan memeriksa kondisi kehamilan, termasuk bidan atau dokter mana yang masih masuk di budget mereka. Karena, banyak juga instansi tempat bekerja yang tidak mengcover biaya pemeriksaan kehamilan, sehingga perlu pintar-pintar memilih bidan atau dokter yang sesuai dengan preferensi dan budget yang ada.

Untuk proses persalinan nanti bagaimana? Jika kondisi pra persalinan si Ibu baik-baik saja, tidak ada kendala serius maka masih bisa juga untuk mencari tempat persalinan dengan tenaga medis yang profesional namun memberikan tarif terjangkau. Tapi, jika naudzubillahi min dzalik terjadi hal-hal di luar kebiasaan dan butuh penanganan lebih serius, maka budget yang berlebih sudah menjadi keniscayaan.

Sekarang kita coba membedah beberapa skenario persiapan persalinan, yang pertama saya akan coba membagi dengan 2 kondisi yaitu persalinan yang ditanggung oleh instansi tempat bekerja dan yang tidak.

  • Calon orangtua memiliki jaminan yang menanggung biaya persalinan (Non-BPJS)

Pada kondisi seperti ini, calon ortu perlu tetap membaca dengan seksama ketentuan dan kondisi yang dicover oleh instansi penjamin. Apakah semua skema persalinanĀ  bisa dicover atau ada persyaratan khusus? Pada kamar kelas berapa persalinan itu dibatasi? Sesuaikan RS atau Klinik Bidan yang dituju dengan syarat dan ketentuan yang dimiliki oleh instansi penjamin. Cari tahu apakah klinik atau RS yang dituju seringkali full di kelas kamar yang diinginkan, jika iya cari beberapa alternatif RS atau Klinik, sesuaikan juga dengan preferensi tenaga medis yang nantinya membantu proses persalinan.

  • Calon orangtua memiliki jaminan yang menanggung biaya persalinan (BPJS)

Untuk jaminan dengan skema BPJS, pastikan juga syarat-syarat dan dokumen yang harus disiapkan untuk BPJS. Pastikan RS dan dokter atau tenaga kesehatan serta prasyarat lainnya telah terpenuhi. Cari tahu beberapa alternatif, karena biasanya RS dengan skema BPJS memiliki cukup banyak antrian pasien. Catat kondisi – kondisi khusus yang tidah termasuk dalam jaminan BPJS agar lebih hati-hati saat diminta persetujuan tindakan atau obata-obatan nantinya.

  • Calon orangtua tidak memiliki jaminan yang menanggung biaya persalinan

Pada kondisi seperti ini, ortu harus memiliki perencanaan yang benar-benar matang dengan mempertimbangkan berbagai skenario yang mungkin terjadi saat persalinan. Cari RS atau klinik yang sesuai preferensi dan budget juga catat seluruh skema biaya yang biasanya tersedia di front desk RS atau klinik. Miliki dana darurat yang mumpuni jikalau ada kondisi emergency saat proses persalinan. Siapkan pula dana tunai untuk DP saat persiapan tindakan persalinan.

Hal lain yang perlu dijadikan pertimbangan adalah:

  1. Apakah ini persalinan pertama atau sudah yang ke-sekian kali
  2. Apakah selama pemeriksaan kehamilan ditemukan kejanggalan kondisi Ibu atau bayi?
  3. Apakah persalinan sebelumnya SC atau normal, bagi yang bukan pertama kali?

Secara umum, biaya persalinan normal berkisar pada angka 1.000.000 hingga belasan juta rupiah di kelas dan RS tertentu. Sedangkan biaya persalinan SC berkisar pada angka 10.000.000 – 50.000.000 tergantung RS dan kelas yang dipilih, hal lain yang berpengaruh dapat mempertinggi biaya tersebut adalah kondisi Ibu dan bayi pasca persalinan, lama perawatan pasca persalinan, dll.

Biaya non-medis tapi masih terkait dengan proses persalinan misalnya belanja kebutuhan bayi, kebutuhan ibu pasca melahirkan, pemeriksaan dan vaksinasi pasca lahir.

Kondisi khusus seperti di bawah ini juga patut menjadi perhatian

  • Water birth, persalinan di rumah, kadangkala menjadi preferensi. Bagi yang memiliki jaminan coba pastikan preferensi apakah bisa dicover oleh jaminan. Bagi yang tanpa jaminan coba cari alternatif yang memiliki budget terjangkau dengan kualitas layanan cukup baik.
  • Sejak USG sudah ada tanda-tanda kelainan pada bayi di kandungan, selain mempersiapkan mental ortu, cari beberapa alternatif RS yang dapat menangani kondisi darurat atas bayi dan persiapan dana darurat yang lebih besar bagi ortu yang tidak memiliki jaminan.

Persiapan keuangan yang dapat dilakukan:

  • Menabung biaya persalinan
  • Mencari asuransi atau takaful yang sesuai
  • Menghemat biaya non-medis dengan mencari sumber pinjam perlengkapan bayi dan ibu menyusui
  • Menjaga kesehatan dengan optimal untuk menghindari risiko-risiko yang dapat diminimalisir dengan upaya awal

Postingan ini ditulis dalam rangka memenuhi request dari tim fasilitator Kulwap bertema “Manajemen Keuangan Persiapan Persalinan”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s