Math Around Us (5): Dapur, Buku dan Kami

Alhamdulillah, bersama Mush’ab anak ketiga kami, saya benar2 merasakan arti membersamai seutuhnya.. Dulu saat Kaka dan Mas kecil sebagian waktu bersama bundanya harus digantikan bersama nanny di rumah.. sering jg ikut bunda ke mana2 namun tetap tidak sedekat Mushab dan saya sekarang ini 😉 insya Allah ini skenario terbaik dari Allah.

Nah, sebagai sahabat setia bunda.. Mushab hampir selalu di dekat bunda kecuali saat tidur. Sejak di dapur sebelum shubuh kadang Mushab sdh asyik eksplorasi bareng bunda..

2 hari ini, saya baru menyadari Mushab mulai paham makna paling dan lebih.. seperti saat telur sudah tinggal beberapa dia bilang telur dikit, minyak banyak karena botolnya baru saya isi dg refill.

Saat bercerita di buku tentang berbagai hewan berkaki banyak tadi pagi, saya coba2 tanya yang paling banyak kakinya siapa dek? Laba2, karena memang di buku tsb yg memiliki jumlah kaki terbanyak adalah laba2.

Beginilah, cara kami menghabiskan waktu.. sambil memasak, bermain, beberes dan membaca buku.. Math jarang memiliki jadwal tersendiri karena biasanya cukup disisipkan di sela2 aktifitas kami, menghitung bawang, menghitung jumlah hewan di buku, memulai pemahaman pola, dll.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s