Family Project – Part 1

Mendengar kata Family Project, biasanya kebanyakan orang akan membelalakkan mata antusias dan biasanya membayangkan sesuatu yang “WOW”. Bagi kami, family prject selalu membinarkan mata dan WOW tapi tentu tidak harus sesuatu yang “besar”.

Menyambut tantangan dari kuliah Bunda Sayang periode ini, secara spontan malam ini seusai menyelesaikan standar Malam yaitu sholat, tilawah, muraja’ah kami berkumpul di ruang keluarga, merangkap ruang tamu, merangkap ruang bermain, juga ruang belajar 🙂

Di sebuah meja kota, saya memulai diskusi dengan.. “kayaknya belakangan ini di rumah kita kurang tertib yaa..” Karena beberapa kali waktu sholat jadi molor juga sering terdengar suara sumbang berantem ala-ala Kaka dan Mas 😀

Tercetus ide bikin struktur kepengurusan di keluarga untuk coba mengantisipasi masalah di atas.. Oke, mari kita coba..

Kaka Faza dengan senang hati menjadi PJ Ibadah Keluarga, Mas Haidar pastinya minta jadi PJ Keamanan.. Ayah sebagai koordinator utama dan Bunda feat Adek menjadi PJ Kebersihan dan Kerapian.

Menjadi PJ bukan berarti yang mengerjakan segalanya namun yang mengontrol segala hal terkait bidang yang dipimpinnya 😀

Di bawah ini adalah sebagian catatan Kak Faza saat rapat keluarga 😀

Alhamdulillah… diskusi pertama berjalan lancar jayyya…

26 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s