Saat Melalui Turunan…

Hari ini.. sungguh.. hufhhhh…

Beberapa kali emosi memuncak, dua anak yang sakit di rumah, dengan tingkah manja gak karuan ditambah si adek yang sibuk cari perhatian karena ngiri bunda memperhatikan kaka dan mas. Agak siangan saat yang dua agak baikan kondisinya malah makin memperkeruh keadaan dengan bertengkar hanya karena masalah sepele satu sama lain…

Hwaaa.. akhirnya benteng pertahanan mulai bobol, nada jadi meninggi.. Hikss…

Menjelang sore ketiganya saya panggil, walaupun si adek pasti belum paham apapun. Tapi saya tetap sampaikan “Bunda minta maaf ya, tadi sempat berteriak sama kaka dan mas. Jujur, bunda agak lelah harus bicara berulang. Sekarang bunda minta tolong dengarkan bunda ya kalau bunda kasih tahu. Jika ada saudaranya yang iseng atau ada yang merasa terdholimi, sebaiknya tarik nafas, istighfar kemudian cari tempat yang aman dan berdoa di sana. Insya Allah, doa orang yang terdholimi didengarkan oleh Allah. Segera berdoa semoga cita-cita kalian bisa tercapai ya… Tolong ingatkan juga kalau suara bunda mulai keras, ajak bunda istighfar ya…”

Hari ini saya belajar lagi, ternyata perjalanan emosi tidak selalu mulus dan rata, masih banyak kemungkinan jalan menurun, karenanya keran kesabaran harus mengucur lebih deras dan kedekatan pada-Nya harus terus terjaga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s