Menapak Jejak Keluarga Pembelajar

Pagi hari di tanggal 26 Januari kemarin, menjadi salah satu momen diskusi paling memorable bagi saya dan suami. Setelah mencoba berbagai personalized curriculum bagi anak-anak, akhirnya kami sampai pada mufakat bahwa mungkin opsi Full HE akan kami coba dalam waktu dekat.

jtid08031011-jtid58884e1947b939-30348612

Saya yakin, saat benar-benar memulainya pasti akan banyak yang bertanya “kenapa?”. Jawaban atas pertanyaan singkat itu bisa panjaaang sekali… 😀 Karena keputusan itu diambil bukan dalam waktu singkat. Saya sendiri, sudah terpikir opsi tersebut sejak 2012 🙂 Saat pertama kali mendengar cerita Bu Septi Peni dan 3 buah hatinya.

Maka, jika ditanya “Kenapa?” saat ini jawaban kami singkat kami adalah karena belajar bisa dilakukan di mana saja dan kami sedang mencoba mengajak anak-anak belajar di rumah 🙂

Bagi saya yang menjadi eksekutor harian keputusan ini, tentu saja bukanlah tanggung jawab yang ringan. Namun saya yakin, Allah tidak pernah memberi cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya. Jika saya sendiri, pasti saya belum tentu sanggup. Namun dengan ijin Allah dan dukungan serta arahan dari suami selaku “kepala sekolah” di rumah kami, insya Allah kami siap menjejak langkah menjadi Keluarga Pembelajar.

Advertisements

One thought on “Menapak Jejak Keluarga Pembelajar

  1. Pingback: Catatan Keluarga Pembelajar | Me, The World, and The Stories

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s