Sudahkah Saya Menjadi Muslimah Produktif?

Apa artinya menjadi muslimah produktif bagi Anda? Seorang wanita yang bekerja membantu suami mencari nafkah? Atau justru menjadi ibu rumah tangga yang setia menjaga rumah dan anak-anak hingga sang suami pulang dari kantor? Atau bahkan gabungan antara tetap berada di rumah namun tetap bisa menghasilkan tambahan penghasilan untuk keluarga?

Definisi muslimah produktif memang berbeda-beda bagi setiap wanita. Produktivitas pun tidak jarang berkaitan erat dengan besarnya usaha yang dilakukan seseorang untuk meraih kesuksesan yang ditargetkan. Sayangnya, saat ini kesuksesan cenderung didefinisikan secara sempit hanya pada orang yang memiliki harta berlebih. Terlebih saat ini kita hidup di lingkungan masyarakat yang kerap menghubungkan kesuksesan dengan jumlah uang yang dimiliki di bank, sedangkan profesi ibu rumah tangga diartikan sama dengan pengangguran.

Kesuksesan bagi seorang muslimah produktif memiliki acuan yang jelas. Uang pun kini tidak lagi menjadi satu-satunya indikator kesuksesan. Pada beberapa kasus, kesuksesan dapat kita ukur dari seberapa baik seseorang melakukan apa yang dia senangi, serta mensyukuri dan merasa cukup pada apa yang sudah dikaruniakan Allah kepadanya.

Pentingnya Menjadi Muslimah Produktif

Ibnu Qayyim pernah berkata: “Wanita merupakan setengah dari masyarakat yang melahirkan setengah lainnya, sehingga mereka dapat dikatakan sebagai keseluruhan dari masyarakat.” Pendapat dari Ibnu Qayyim tersebut semakin menegaskan peran seorang wanita dalam membangun suatu peradaban. Jika wanita memegang peran sebagai keseluruhan masyarakat, bukankah itu artinya kita harus berjuang untuk menjadi muslimah yang tidak hanya kuat, tapi juga produktif?

Lantas, faktor apa yang dapat dijadikan indikator produktivitas seorang muslimah?

Ketika kita mendengar kata produktif, sering kali yang terlintas dalam pikiran kita adalah daftar pekerjaan yang tidak ada habisnya. Padahal, sibuk belum tentu produktif, lo. Orang-orang yang produktif sebenarnya tidak perlu berusaha untuk membuat hari-harinya selalu sibuk. Justru, mereka yang produktif tahu benar mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak. Orang-orang produktif juga biasanya sangat teratur, efisien, serta pandai memilah mana yang harus dijadikan prioritas.

cover-front-back

Salah satu alat memilah aktifitas harian Muslimah Produktif 🙂

Nah, apakah Anda ingin mengetahui seberapa produktif Anda saat ini? Beberapa ciri muslimah produktif di bawah ini mungkin dapat Anda jadikan patokan produktivitas Anda.

  1. Muslimah produktif sangat bersemangat pada apa yang dia kerjakan. Muslimah produktif selalu menaruh perhatian lebih pada apa yang dia lakukan. Semangat untuk memberikan yang terbaik membuatnya selalu berapi-api dalam menjalankan pekerjaan.

Jika hati Anda tidak sepenuhnya menerima apa yang Anda lakukan, Anda pun tidak akan dapat memperoleh motivasi untuk melakukan pekerjaan tersebut, produktivitas Anda pun kembali dipertanyakan.

Bersemangat terhadap apa saja yang sedang kita kerjakan terbukti dapat meningkatkan produktivitas, dan semangat itulah yang akan membuat kita tetap maju sekalipun tengah stres, ataupun lelah.

  1. Muslimah produktif cenderung lebih teratur. Muslimah dengan tingkat produktivitas tinggi tentunya cenderung lebih teratur dalam menjalankan kesehariannya. Mereka pun selalu menjadwalkan aktivitas mereka setiap harinya sehingga mampu melakukan tugasnya lebih efektif.
  2. Muslimah produktif mampu mengedepankan prioritas. Seperti yang sudah kita nyatakan sebelumnya, orang yang sibuk belum tentu produktif. Seseorang yang produktif tidak melakukan segala pekerjaan agar dia tampak sibuk. Sebaliknya, dia memilih mana saja yang patut dijadikan prioritas dan mana yang tidak. Muslimah produktif pun mengerti pentingnya manajemen waktu untuk membantunya fokus terhadap hal yang paling penting.
  3. Muslimah produktif fokus terhadap apapun yang dikerjakan. Orang yang produktif biasanya cenderung fokus pada apa yang sedang dia kerjakan. Ituah sebabnya, seorang muslimah produktif tidak perlu menghabiskan waktu dan energinya pada hal-hal yang kurang penting dan tidak bermanfaat. Pikiran dan perhatian seorang muslimah produktif pun tidak dapat dialihkan dengan mudah. Mereka punya kemampuan fokus yang kuat terhadap pekerjaan mereka, sedangkan orang lain mungkin akan lebih mudah terpecah perhatiannya.
  4. Muslimah produktif selalu ingin belajar hal baru. Kecintaan untuk selalu mempelajari hal baru menjadi salah satu karakter seorang muslimah produktif. Muslimah produktif selalu ingin tahu dan berusaha mencari jawaban atas hal-hal yang membuatnya penasaran. Rasa ingin tahu tersebut mampu membuat mereka selalu terpacu untuk melangkah ke depan dan mendapatkan solusi terbaik bagi permasalahannya.

6. Muslimah produktif tahu kapan harus menerima tanggung jawab. Muslimah produktif mengerti betapa pentingnya bertanggung jawab atas kehidupannya. Namun, itu bukan berarti kita menerima kesalahan orang lain yang dilimpahkan pada kita. Maksud menerima tanggung jawab di sini adalah memahami pentingnya memiliki gagasan, serta bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang dibuat. Muslimah produktif juga tidak mudah jatuh dan menyerah atas kesalahan yang dia buat. Justru, mereka bangkit dan menjadikan kesalahan tersebut sebagai pelajaran agar di kemudian hari tidak jatuh ke dalam lubang yang sama.

Ingin belajar bersama menjadi Muslimah Produktif, nantikan di tulisan berikutnya ya…

Advertisements

One thought on “Sudahkah Saya Menjadi Muslimah Produktif?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s