Muslimah Belajar: Menjadi Manajer Keluarga Handal

Amanah sebagai seorang istri dan ibu adalah profesi yang sangat menuntut continuous improvement, karenanya jangan pernah berhenti belajar. Belajar dari mana saja. Dari shirah nabi dan ulama, sosok keluarga teladan, buku, blog, seminar, dan aneka majlis serta sumber ilmu lainnya.

Ada banyak…………… sekali aktifitas yang harus dilakukan seorang ibu di rumah, kalau dilist mungkin butuh lebih dari 2 halaman A4 bolak balik untuk menuliskannya. Tapi, karena seorang istri dan ibu juga manusia biasa, maka sangat tidak realistis jika kita memaksakan diri untuk menyempurnakan semua aktifitas tersebut dengan waktu per hari 24 jam. Di buku Manajemen Waktu Para Ulama yang ditulis oleh Syaikh Abdul Fattah, para ulama yang kebanyakan kaum pria karena mereka memang mendedikasikan hidupnya sebagai seorang ulama maka sebagian besar waktunya digunakan untuk belajar dan menulis. Ada yang sampai lupa makan, tidur maksimal 4 jam sehari demi menggapai cita-cita untuk menjadikan ilmu yang mereka pelajari tak lekang oleh waktu dengan cara menulisnya.

Begitupun kita sebagai istri dan ibu, tentu harus punya skala prioritas. Dalam buku Fiqh Prioritas yang ditulis oleh Yusuf Qardhawi termaktub bahwa aktifitas wajib dengan dampak positif atau manfaat terbesar itulah yang sebaiknya diprioritaskan. Sebagian menganggap bahwa hal itu mencerminkan pekerjaan di ranah publik harus didahulukan. Namun, patut diingat bahwa ada klausul aktifitas wajib. Masing-masing orang tentu akan punya penilaian subjektif masing-masing atas pilihan tersebut. Karenanya saya hanya ingin berbagi tentang aktifitas yang saya anggap penting menurut saya.ūüôā

Image result for which priority

Aktifitas Penting:

  • Mengasuh dan mendidik anak dengan sangat baik sesuai arahan “Kepala Sekolah”
  • Me-manage urusan rumah tangga sehingga rumah menjadi tempat yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga
  • Aktif di bidang pemberdayaan masyarakat melalui aktifitas pendidikan, pelatihan, menjadi volunteer berbagai kegiatan, dll

Aktifitas Tidak Penting:

  • Membaca atau membicarakan berita atau info tentang orang lain yang tidak ada hubungannya dengan upaya meng-upgrade kemampuan diri sesuai Life Plan.
  • Belanja online barang yang tidak diperlukan
  • Fokus bermain HP yang tidak ada manfaatnya

Berdasarkan pengelompokan aktifitas ini, maka kita mulai bisa memetakan timeline harian kita. Biasanya saya bagi menjadi dua jenis, weekday dan weekend / masa liburan anak.

Weekday:

  • Bangun – 05.30 ¬†: QL, Tilawah, Menulis, Shubuh, Dzikir, Ma’tsurat Pagi
  • 05.30 ¬†– ¬†07.00 ¬† ¬†: Menyiapkan sarapan, membantu Adek¬†bersih diri dan makan, memastikan standar pagi Kaka dan Mas, bersih-bersih sebisanya, dandan sebelum mengantar suami ke mobil
  • 07.00 – 12.00 ¬† ¬† ¬†: Dhuha, Poppets sesuai jadwal, bermain bersama adek, mengerjakan proyek pribadi dan umat, jemput Mas.
  • 12.00 ¬†– ¬†15.30 ¬† ¬† ¬†: Dhuhur, menyiapkan makan siang, menemani tidur siang atau bermain.
  • 15.30 ¬† – ¬†18.00 ¬† ¬† : Ashar, jemput Kaka, Kajian sesuai jadwal, Masak makan malam, bermain dan belajar bersama anak-anak, dandan sebelum suami pulang.
  • 18.00 ¬†– ¬†19.30 ¬† ¬† ¬†: Maghrib, tilawah, muraja’ah, ma’tsurat petang, makan malam bersama, belajar
  • 19.30 ¬†– istirahat : Isya’, bercerita sebelum tidur, istirahat. Jika bunda ga ikut ketiduran bisa lanjut mengerjakan project2 yang ada.

Weekend atau Liburan di Rumah:

  • Bangun – 05.30 ¬†: QL, Tilawah, Menulis, Shubuh, Dzikir, Ma’tsurat Pagi
  • 05.30 ¬†– ¬†07.00 ¬† ¬†: Menyiapkan sarapan, membantu Adek¬†bersih diri dan makan, memastikan standar pagi Kaka dan Mas,¬†olahraga bersama
  • 07.00 – 12.00 ¬† ¬† ¬†: Dhuha, bermain bersama anak-anak, mengerjakan proyek pribadi dan umat, ngobrol dengan suami, masak.
  • 12.00 ¬†– ¬†15.30 ¬† ¬† ¬†: Dhuhur, menyiapkan makan siang, menemani tidur siang atau bermain anak-anak.
  • 15.30 ¬† – ¬†18.00 ¬† ¬† : Ashar, ¬†Masak makan malam, bermain dan belajar bersama anak-anak, olahraga bersama/outdoor activities.
  • 18.00 ¬†– ¬†19.30 ¬† ¬† ¬†: Maghrib, tilawah, muraja’ah, ma’tsurat petang, makan malam bersama,¬†diskusi
  • 19.30 ¬†– istirahat : Isya’, bercerita sebelum tidur, istirahat. Jika bunda ga ikut ketiduran bisa lanjut mengerjakan project2 yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s