Catatan Kehidupan

2 hari yang lalu, menurut kalender masehi, usia saya tepat 31 tahun. Namun menurut hijriyah, saat ini usia saya mulai menginjak 32 tahun… Momen ini istimewa karena saya jadi teringat kembali cerita-cerita Ibu (almarhumah) dulu bahwa saya lahir di bulan Syawal 1405H, sungguh momen yang sangat indah bagi beliau dan ayah.. Karena 10 bulan sebelumnya mereka berdua baru mengikat janji, dan alhamdulillah qadarullah menakdirkan cukup 1 bulan mereka menunggu kabar gembira kehamilan Ibu dahulu.

Tahun ini, 16 Juli bertepatan dengan bulan Syawal. Saya masih teringat jelas cerita Ibu tentang bagaimana nama Naila Mundjichatuttazkiyyah akhirnya tersemat pada putri pertamanya ini. Ibu mencoba mencari nama lain penuh makna selain dari kata Fitri yang sangat identik dengan hari raya di bulan Syawal, bertanya pada beberapa saudara utamanya adalah saudara laki-laki Ayah. Hingga terpilih lah nama tersebut, nama yang tetap mengusung agenda kesucian untuk tetap mengingati bulan Syawal yang identik dengan kembali fitri di bagian terakhirnya melalui kata tazkiyyah. 

Naila artinya memperoleh, mendapatkan

Mundjichatut berasal dari kata Najaha yang artinya kesuksesan

Tazkiyyah bermakna suci

sehingga seharusnya makna lengkap dari nama ini adalah

sebuah do’a agar putrinya

Memperoleh kesuksesan yang suci

4 tahun lebih setelah wafatnya Ibu,

IMG00004-20111030-1251

Foto ini diambil 2 minggu sebelum Ibu berangkat umroh awal tahun 2012 dan kemudian meninggal di Madinah, dimakamkan di Baqi’

Masih belum banyak pencapaian yang super untuk bisa saya banggakan sebagai jariyah yang saya harap mampu menambah timbangan kebaikan Ibu di akhirat nanti..

Anakmu ini masih harus terus belajar menjadi hamba yang makin Qanitat di hadapan Rabb-Nya

masih terus belajar menjadi istri shalihah, hafidzat dan qurrata a’yun bagi suaminya

masih harus selalu belajar bagaimana mendidik putri dan putra2nya menapaki masa pra aqil baligh,

masih selalu belajar menjadi manajer operasional keluarga, ahli gizi dan koki handal bagi keluarganya serta berbagai peran sosial kemasyarakatan lainnya..

Tapi Bu.. mulai hari ini dan seterusnya, anakmu ini insya Allah akan terus berusaha, berlomba dengan waktu, untuk senantiasa menambah amalan kebaikan yang ananda harap dapat mempertemukan kita nanti di surga Firdaus-Nya…

Sungguh, semakin lama tidak bertemu dengan Ibu, semakin mempertajam kerinduan atas semua perhatian Ibu, nasihat Ibu, tips dapur dan keluarga dari Ibu, keikhlasan Ibu mendengar aneka curhatan anak-anaknya,

Semoga semua kerinduan ini akan terbayar nanti dengan pertemuan di jannah-Nya tersebut, aamiin, aamiin, aamiin ya Rabbal ‘aalamiin..

Berikan hamba husnul khatimah ya Allah ya Rabb…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s