Jurnal Ramadhan Keluarga 1437H

Alhamdulillah.. Syawal telah tiba.. Semua bersuka cita.. tentunya bukan karena kepergian Ramadhan, melainkan untuk menyambut Idul Fitri yang disematkan menjadi salah satu hari raya bagi muslim sedunia..

Semoga amalan kita diterima oleh Allah SWT, dan masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan kembali di tahun berikutnya.. HIghlight di keluarga kecil kami selama Ramadhan ini antara lain:

  • Dari awal selain heboh menyambut Ramadhan, kami juga heboh mempersiapkan pesantren Ramadhan di Batu Putih dan Tj Bara karena sengaja direncanakan lebih istimewa dengan mengundang Kakak2 mentor dari luar Sangatta juga yang berasal dari Sangatta tapi berkuliah atau bersekolah di kota lain
  • Kaka Faza masih sekolah di sebagian hari puasanya.. daan.. alhamdulillah dengan izin Allah puasa kaka lengkapp tanpa bolong satu haripun.. tahun lalu ada bolong 3 hari karena sakit gejala typhus, Allahuakbar.. two thumbs up for Kaka
  • Alhamdulillah, pesantren Ramadhan berjalan lancar jayya.. walau tetap ada beberapa catatan.. tapi secara umum para santri senang, mentor senang, orang tua pun senang.. semoga ilmunya bermanfaat yaaa…
  • Rencana awal ingin menyapih Mush’ab dengan penuh cinta di bulan Ramadhan lalu gagal total karena bunda belum tega dan 2 anggota keluarga sakit cacar jd khawatir belum mendukung program penyapihan (sebenarnya usia Mushab masih 20 bulan tapi kkarena akan ditinggal haji bulan depan, kami rencanakan menyapih lebih awal agar yang dititipi tidak repot dan Mush’ab jadi lebih terbiasa tanpa bundanya) Insya Allah syawal ini ya dek.. semangattt…
  • di Minggu ke-2 Ramadhan, qadarullah, ayah dan adik Mush’ab terkena cacar air. Mungkin karena dik Mush’ab masih ASI jadi relatif tidak parah, hanya ada sekitar 11 bintik cacar dan dalam 4 hari sudah kering, sehingga sudah kembali bisa ikut ke masjid bersama bunda. Ayah cukup parah dampak cacarnya, sampai lemas sekali, demam tinggi, dan badan yang dirasa sakit semua. Alhamdulillah setelah 8 hari bedrest di rumah, sudah boleh masuk kantor kembali. Saat sakit beraneka ikhtiar kami coba dari minum obat dokter, oleskan salep 2 macam untuk cacar yang belum pecah dan yang infeksi, minum jelly gamat, mandi dengan dettol, dll.
  • Mas Haidar masih up and down semangat berpuasanya, hihi.. apalagi kalo ada godaan liat temen lain makan/minum langsung tergoda.. Bismillah, tahun depan lebih semangat lagi ya mas…
  • Prestasi lainnya.. dari awal hingga akhir ramadhan, tidak ada makan di luar.. hihi.. kecuali buka puasa bersama di masjid dan saat bukber ILUNI😀 jadi alhamdulillah, tarawih juga selalu jama’ah🙂 dulu pas di Jkt beberapa kali makan di luar yang membuat ibadah tarawih justru terganggu..
  • Mbah Kung mau diajak nginap 10 hari di rumah kami sejak tgl 28 Juni – 8 Juli 2016, alhamdulillah jadi ayah juga jadi ada teman i’tikaf
  • I’tikaf malam ke-21 kami mencoba sekeluarga stay di masjid ternyata Kaka dan Mas langsung lelap tapi adek rewel, sehingga pukul 24.00 kami putuskan kembali ke rumah. Kebetulan masjid di dekat rumah kecil tapi sangat nyaman, nah tangisan dek Mush’ab kami khawatirkan mengganggu kekhusyukan jama’ah lainnya
  • Beberapa buku yang sempat dibaca dan sangat recommended antara lain Profil Keluarga Sahabat yang Dijamin Masuk Surga, Meneladani Rasulullah dalam Berpuasa dan Berhari Raya, Rihlah Dakwah-nya Salim A Fillah, dan Syahshiyatul Muslim.

Ya Allah Ya Rahmaan ya Rahiim.. ijinkan kami kembali bertemu dengan Ramadhan – Mu untuk mampu memberikan amalan terbaik kami ya Rabb… aamiin ya Rabbal alamiin..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s