Cooking Challenge, Yes.. We Did It..

Saat mencetuskan ide ini pertama kali pada para mentor, saya sendiri belum yakin apakah project ini akan berhasil dikerjakan, namun kita tidak pernah tahu hasilnya jika belum pernah dicoba bukan?😀

Bismillah, saya susun detail teknis sederhananya dan saya broadcast ke grup para Ibu peserta Pesantren Ramadhan juga grup Mentor

Detail Guideline utk Cooking Challenge utk Kel B dan C☺

Tujuan kegiatan ini adl

1⃣menanamkan rasa terima kasih pada org tua khususnya Ibu yg setiap hari memasakkan makanan utk keluarganya
2⃣Melatih lifeskill anak utk berkreasi di dapur

Teknis kegiatan

▶ Anak berbelanja ditemani mentor dan perwakilan org tua, namun saat beli barang dan bahan cukup ditemani mentor
▶ Anak memasak sendiri dari mengupas, menghaluskan hingga matang
▶ Tempat memasak adl salah satu dapur anggota kelompok
▶ Waktu mulai di tgl 15 juni bebas namun harus sdh siap dinilai dewan juri pada pukul 17.30 di rechall
▶ Belanja bahan dg modal patungan dan wajib dicatat jumlah pengeluaran sesuai bahan yg digunakan
▶ Kelompok yg dibantu oleh org tua atau org lain akan didiskualifikasi
▶ Kriteria penilaian adl
1⃣ Cita rasa masakan
2⃣ Gizi seimbang
3⃣ Penataan di meja display
4⃣ Kesederhanaan dan biaya terjangkau
5⃣ Presentasi kelompok ttg menu yg dimasak
6⃣ Kekompakan selama proses menyiapkan

Dan, tibalah hari itu, tanggal 15 Juni 2016 lalu, sejak pagi Hp saya begitu sering menampilkan notifikasi foto-foto persiapan anak2, ada yang sejak habis shubuh sudah belanja ke pasar, ada yang sudah sibuk mulai memasak aneka menu, ada yang saking kepedasannya mengupas bawang sampai pakai kacamata hitam😀

And.. This is it… Ini baru sebagian dokumentasinya, semoga video versionnya bisa segera published🙂

IMG-20160617-WA0055

IMG-20160617-WA0051

IMG-20160618-WA0036

IMG-20160617-WA0047

Surprisingly… Sore harinya saat tiba waktu penilaian saya sendiri sangat terpukau dengan hasil masakan mereka yang sangatttt LUAR BIASA..🙂 Di kelompok B yang range usianya masih berkisar 7-10 tahun ada beberapa scene yang dibantu seperti saat menggoreng cabe dan finishing touch menghaluskan sambal, tapi lainnya mereka dengan sekuat tenaga berusaha keras menyelesaikan cooking challenge pada hari itu…

IMG-20160618-WA0033IMG-20160618-WA0037

IMG-20160618-WA0038IMG-20160618-WA0039IMG-20160618-WA0040IMG-20160618-WA0042IMG-20160618-WA0043IMG-20160618-WA0044

Tambahan cerita lucu:

Di awal rapat tim, ada satu kelompok yang sukses membuat ibu-ibu mereka pening saat melihat list menu yang mereka susun. Mereka berlima, kelompok ikhwan dnegan usia 7-10 tahun keukeuh mau masak ta’jil sbb:

Martabak, Bakwan, Takoyaki, Tahu Isi, satu lagi kalau ga salah lumpia😀 ini baru ta’jilnya

Makan utama: Nasi, Ayam bumbu, sayurnya saya lupa..😀

Setelah diajak berembug dan ditanya kok ta’jilnya banyak bangett.. iya soalnya si A maunya Martabak, si B pengen tahu isi, C pengen takoyaki, dst jadi ya kita tulis aja semuanya… Cukup lama rapat kemudian mereka bisa mengerti bahwa besok yang memasak mereka sendiri, bukan ibunya, jadi mari menyusun daftar menu yang lebih rasional.. alhamdulillah mereka paham..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s