Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini

Mendidik anak agar bisa mengatur dan menggunakan uangnya sejak dini akan membuat mereka menghindari sikap boros di masa depan. Jika sejak kecil pemahaman tentang cara mengatur uang, mengatur kebutuhan, dan keinginan sudah tertanam dengan baik,maka saat dewasa mereka akan terbiasa dan secara langsung bisa mengatur uangnya. Apalagi jika kelak mereka sudah bekerja dan mampu menghasilkan sendiri.

IMG-20160421-WA0012

Agar anak bisa cerdas finansial, orang tua harus membiasakannya sejak dini. Bahkan sejak mereka tahu bahwa uang bisa digunakan untuk membeli barang.Orang tua harus mulai mengajarkan apa itu uang dan bagaimana cara mendapatkannya. Jika Anda ingin mendidik anak cerdas finansial sejak dini, berikut ada beberapa cara sederhananya:

Ajarkan Apa itu Kebutuhan dan Keinginan

Saat masih sangat kecil, mereka hanya tahu bahwa uang bisa digunakan untuk membeli apa saja. Uang memiliki nilai yang bisa digunakan untuk menebus benda tertentu. Mereka belum tahu apa itu yang namanya kebutuhan dan keinginan. Jelaskan pada anak-anak bahwa kebutuhan adalah sesuatu yang sangat penting dan tak bisa ditunda lagi. Misalnya untuk makan siang, uang transportasi, uang SPP, dan uang untuk membeli sembako di rumah.

Jika anak sudah paham tentang kebutuhan, jelaskan tentang apa itu keinginan. Dengan bahasa yang sederhana,beri tahu mereka bahwa keinginan adalah sesuatu yang bisa ditunda. Misalnya membeli mainan baru, membeli baju baru. Dengan memahami perbedaan dua hal di atas, anak akan bisa mengalokasikan uangnya untuk kebutuhan dan keinginan tanpa harus menjadikannya boros.

Ajarkan Tentang Pos Belanja Uang Saku

Sejak anak mulai diberi kebebasan untuk mengatur uangnya sendiri, kita bisa mengajarkan tentang pos-pos belanja. Jika anak belum terbiasa, kita bisa membuatkan semacam tabel yang berisi pos apa saja yang harus dipenuhi oleh anak. Misalnya pos untuk membeli makan siang, membeli minuman, angkutan umum, hingga keperluan mendadak jika ada. Buat mereka mengisi tabel itu dan mengalokasikan nominalnya.

Setiap seminggu sekali, cek uang yang tersisa dan samakan dengan pengeluaran yang ada di dalam tabel. Jika sudah sesuai, beri penghargaan kepada anak. Tak perlu selalu dengan uang, kadang dengan pujian pun akan membuat mereka kian semangat. Jika dalam pengecekan mingguan sudah berhasil, ubahlah pengecekan jadi dua mingguan lalu bulanan. Lambat laun anak akan bisa mengatur uang mereka dengan baik dan jujur.

Jika anak melakukan kekeliruan, ajarkan lagi bagaimana cara yang benar. Buat mereka mengatur keuangannya menjadi lebih proporsional. Kesalahan dalam mengatur uang adalah hal biasa pada anak di awal-awal kita ajarkan. Jadi jangan langsung dimarahi. Namun jika anak terus melakukan kesalahan, kita bisa menegurnya tanpa harus menyakiti.

Ajarkan Tentang Menabung di Rumah dan Bank

Jika anak sudah mulai terbiasa mengatur pos-pos belanja harian, mingguan, hingga bulananan. Ajarkan mereka cara menabung dengan baik. Pertama-tama bisa menggunakan celengan yang diletakkan di dalam kamar. Jika metode ini sudah dipahami oleh anak, ajak mereka untuk mulai menabungdibank yang menyediakan rekening khusus anak-anak.

Setiap minggu atau sebulan sekali, minta anak-anak mengumpulkan uang sebisanya. Lalu dari uang itu mereka bisa pergi ke bank untuk menyetorkan sejumlah uang. Jika kita punya sedikit uang lebih, tambahkan pada tabungan anak. Tunjukkan nominal pada buku tabungan dan motivasi mereka untuk terus menambahnya jadi lebih banyak. Jelaskan padanya bahwa uang yang ditabung bisa diambil suatu saat nanti untuk kebutuhan yang penting dan mendadak.

Ajarkan Anak untuk Berbagi Kepada Sesama

Mengajarkan finansial tidak harus berhubungan dengan mengatur uang dan menabung dengan baik. Agar anak lebih menghargai uang dan tidak menggunakannya dengan sembarangan,kita bisa mengajarkan mereka tentang memberi kepada orang lain yang membutuhkan. Jelaskan pada mereka jika uang sekecil apa pun nilainya akan tetap berguna bagi yang membutuhkan. Lebih baik memberikan kepada yang memerlukan daripada membeli sesuatu yang tak berguna.

Inilah sekelumit cara agar anak cerdas finansial sejak dini. Sebelum terlambat dan anak jadi boros, segera didik mereka dengan baik secara perlahan-lahan. Yang lebih penting dari semuanya, orang tua harus memberikan contoh nyata tentang apa itu mengatur uang, hemat, menabung, dan bersedekah.

Ingin mendampingi ananda lebih mendalam terkait kecerdasan finansial, dapatkan tahapan dan detailnya di Buku Harian Anak Cermat melalui 082126260101

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s