4 Cara Mudah agar Anak Mampu Mengelola Uang Sakunya Sendiri

Mengelola keuangan adalah hal yang sangat sulit dilakukan oleh sebagian besar orang. Namun hal yang sulit belum tentu tidak bisa dilakukan, kan? Dalam lingkup yang lebih kecil, kita bisa mengajari anak cara mengelola uang saku dengan baik. Dengan mengajarkan hal ini, anak-anak akan dengan mudah mengalokasikan uangnya tanpa harus membuatnya menjadi boros.

IMG-20160421-WA0012

Namun, tak semua orang tua tahu bagaimana metode atau cara paling mudah agar anak-anak bisa mengelola uangnya sendiri. Banyak dari mereka hanya memberi uang tapi tidak peduli lagi uang itu habis ke mana. Jika Anda ingin anak-anak bisa mengelola uang saku sendiri dengan baik, coba praktikkan 4 cara di bawah ini.

  1. Membuat Template Pencatatan yang Sederhana

Bagi akuntan, tabel-tabel pembukuan adalah sesuatu yang harus dihadapi agar bisa mengatur uang dengan baik. Sementara itu, bagi anak-anak, tabel pencatatan sederhana akan membuat mereka belajar mengatur uangnya dengan baik. Kita bisa membuatkan anak-anak template jadi yang berisi tabel mengenai apa yang harus dikeluarkan dan apa yang harus disimpan. Untuk tahap awal, ajari anak cara mengisinya dengan baik.

Jika sudah berlangsung selama beberapa minggu, mulai lepas tabel pencatatan itu. Biarkan anak-anak melakukannya sendiri. Beri uang saku harian atau mingguan dan biarkan anak berkreasi dan mengelola uangnya. Berikan kepercayaan kepada anak meski tidak melepasnya secara permanen.

  1. Lakukan Evaluasi Mingguan dan Bulanan

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, kita memberikan kebebasan kepada anak untuk mengelola uangnya. Namun dalam jangka waktu tertentu kita harus melakukan pengecekan rutin. Lihat apa saja yang telah dia tulis di dalam tabel. Hitung pengeluaran dan uang yang tersisa. Jika jumlahnya sesuai, maka anak telah melakukan tugasnya dengan baik. Beri pujian agar anak semakin semangat untuk mengelola uang saku.

Jika evaluasi mingguan telah belajar dengan baik, coba lakukan evaluasi bulanan. Buat ia mengatur uangnya dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika terjadi kesalahan-kesalahan, nasihatie dia dan berikan contoh baik agar mereka tidak melakukan kesalahan lagi. Dalam mengatur uang, kesalahan adalah hal yang biasa,namun tidak boleh dibiarkan agar tidak menjadi kebiasaan buruk.

  1. Beri Penjelasan Lebih Mendalam Tentang Pos Belanja

Jika anak kerap melakukan kesalahan, jangan langsung memarahinya. Bisa jadi kita kurang jelas dalam memaparkan templatyang berisi banyak pos belanja. Jelaskan lagi tentang pos belanja dengan lebih detail. Misalnya di mana menuliskan jumlah uang saku yang baru saja diberikan oleh orang tua. Lalu di mana tempat untuk mencatat pengeluaran berupa makanan, minuman, hingga angkutan umum. Perlihatkan kepada anak contohnya dengan jelas agar mereka tidak kembali salah.

Jika penjelasan sudah selesai, mintalah anak untuk mengutarakan pertanyaan. Biasanya anak-anak cenderung diam meski banyak pertanyaan memenuhi pikirannya. Jika pertanyaan itu dijawab dengan jelas, mereka akan jauh lebih paham hingga akhirnya tidak lagi membuat kesalahan dalam pengaturan keuangan.

  1. Diajak Melakukan Permainan yang Berhubungan dengan Uang

Ajari anak-anak praktik langsung dengan melakukan permainan yang berhubungan dengan uang. Kita bisa memilih permainan seperti monopoli yang akan menuntut anak mengatur keuangannya agar bisa membeli tanah, membangun rumah, hingga membangun hotel. Dalam permainan ini anak juga akan tahu lebih dalam tentang jual beli tanpa disadarinya secara langsung.

Jika permainan monopoli belum juga membuat anak jadi termotivasi. Coba ajak anak berbelanja ke mini market. Berikan dia sejumlah uang lalu minta membelanjakannya tanpa harus menghabiskan uangnya. Di dalam mini market dia akan mencoba mengatur uang dengan baik. Dia akan berhitung agar uangnya jangan sampai kurang saat membayar di kasir. Dua hal di atas mungkin terkesan sederhana, namun anak-anak cepat paham dalam mengatur uang sakunya sendiri setelah bermain.

Inilah empat cara mudah agar anak-anak jadi cerdas dalam mengelola uang saku. Empat hal di atas adalah pendidikan dasar agar kita bisa memiliki anak cerdas finansial yang mampu mengelola uangnya sendiri dengan baik.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s