Menjawab 5 Pertanyaan Seputar Uang Tanpa Membuat Anak Menjadi Bingung

Terkadang anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Bahkan orang tua sering tidak menduga jika mereka akan menanyakannya di usia yang masih sangat muda. Saat mereka mulai diajarkan tentang uang dan fungsinya, anak-anak akan mulai menimbun pertanyaan di dalam kepalanya. Misalnya, dari mana uang itu  didapatkan. Kenapa jajan di supermarket tidak membayar dengan uang tapi dengan kartu.

IMG-20160421-WA0012

Pertanyaan di atas akan terus dilontarkan kepada kita hingga mereka merasa puas dengan jawabannya. Sayangnya, tak semua orang tua bisa menjelaskan hal itu dengan baik. Akhirnya banyak dari mereka menjadi bingung. Berikut ini ada beberapa pertanyaan seputar uang yang sering ditanyakan oleh anak-anak. Coba simak dengan saksama agar Anda bisa menjelaskan kepada anak-anak secara jelas dan sederhana.

Dari Mana Uang Berasal?

Saat mulai tahu tentang fungsi dan nilai uang, anak-anak akan penasaran dari mana datangnya uang. Mereka akan dengan polos bertanya: “Ma, uang itu dari mana? Siapa yang buat? Kalau aku buat sendiri bisa dipakai buat jajan, ga?”

Mendengar pertanyaan seperti ini, kita tak mungkin menjelaskannya secara formal, apalagi jika usianya benar-benar masih muda. Kita bisa menjelaskan bahwa uang itu dibuat oleh bank. Uang tidak bisa dibuat sendiri karena ada alat untuk mencetaknya dengan khusus. Dan bank nanti yang menyebarkannya ke semua orang untuk digunakan.

 

Mengapa Bisa Membayar Menggunakan Kartu?

Sejak awal kita memang mengajari anak-anak bahwa uang bisa digunakan untuk membeli banyak hal. Itulah mengapa uang sangat berharga dan tidak boleh dihambur-hamburkan dengan boros. Lalu saat kita belanja menggunakan kartu, entah itu debet atau kredit, anak-anak mungkin akan penasaran. Kok bisa kartu digunakan untuk membayar sesuatu, padahal bukan uang fisik.

Jika anak sudah berada pada tahap itu, jelaskan padanya bahwa kartu itu adalah alat yang bisa merekam jumlah uang yang kita miliki. Saat ayah dan bunda bekerja, uang akan dimasukkan melalui bank dan tercatat di kartu tersebut. Agar aman dan tidak ribet pegang uang, makanya bunda bisa berbelanja menggunakan kartu. Oh ya, jelaskan juga bahwa tidak semua jenis kartu bisa digunakan. Kartu harus berasal dari bank tempat ayah dan bunda menabung. Sebaiknya sejak awal jangan ajari anak tentang kartu kredit, karena mereka nanti tidak akan memiliki kebiasaan menabung dengan baik di bank.

Dari Mana Ayah dan Bunda Dapat Uang?

Anak-anak pasti akan bertanya tentang asal-usul uang yang dimiliki oleh orang tuanya. Pertanyaan-pertanyaan seperti: “Dari mana ayah dapat uang? Kenapa bunda bisa dapat uang yang banyak?” akan kerap ditanyakan anak. Mungkin dengan menjawab bahwa “ayah dan bunda bekerja”saja tidak akan membuat mereka puas. Lalu mereka akan bertanya: “Kok bekerja bisa dapat uang?”

Jelaskan pada anak bahwa bekerja memang dilakukan untuk mendapatkan uang. Ayah dan bunda sama halnya dengan sopir taksi yang akan diberi uang setelah mengantarkan penumpang. Atau seperti penjual di warung yang akan diberi uang jika kita sudah makan di sana. Hal-hal semacam itu dinamakan bekerja, dan semuanya akan dapat uang.

Bagaimana Bisa Mendapatkan Uang Sendiri?

Jelaskan pada anak-anak,ketika masih kecil, tugas merekaadalah belajar agar jadi pandai. Namun jika ingin mendapatkan uang lebih di luar uang saku, ajari mereka mengerjakan tugas rumah. Bilang kepada anak-anak jika uang yang diberikan bukan upah atau gaji, tapi penghargaan dari apa yang telah mereka lakukan kepada keluarga. Kelak jika sudah dewasa, mereka bisa bekerja dan mendapat uang seperti ayah dan bunda.

Mengapa Harus Menabung?

Jelaskan kepada anak tentang fungsi menabung. Misalnya dengan menabung anak-anak bisa membeli benda yang mereka inginkan. Dengan menabung mereka bisa menyimpan uang dengan aman tanpa takut hilang. Terakhir, dengan menabung anak-anak akan memiliki banyak uang untuk keperluan di masa depan. Jadi daripada boros dan membeli sesuatu yang tak berguna, akan lebih baik uang dimasukkan ke celengan atau bank.

Inilah lima pertanyaan yang sering dilontarkan oleh anak-anak terkait uang. Semoga kita bisa mengajari anak-anak untuk lebih menghargai uang saku saat mereka tahu bahwa uang yang diberikan kepada mereka susah sekali didapatkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s