Behind the Scene Penulisan Buku Harian Anak Cermat

#Catatan ini ditulis sebagai penyemangat para Ibu dan Perempuan lainnya yang memiliki passion menulis atau sekedar ingin berbagi pengalaman dan ilmu lewat tulisan

Walau niat menulis sebuah buku hasil tulisan pribadi dengan ide sendiri telah lama menari-nari dalam pikiran saya, namun sebelumnya bagi saya itu hanya “mimpi” yang masih lama terwujud. Sampai dengan akhir tahun 2015 lalu, dengan izin dari Allah saya mencoba mendobrak wacana mimpi tersebut, daan alhamdulillah Buku Harian Anak Cermat lahir tepat hari ini ditandai oleh keluarnya ia dari percetakan ke lokasi para distributor untuk diteruskan ke reseller dan pembeli satuan.

cover BHAC.jpg

Posting tentang bagaimana persiapan teknis menerbitkan indie sebuah buku akan saya tulis terpisah, di tulisan ini saya ingin “curhat” dulu tentang bagaimana terus memompa semangat dalam usaha mendobrak wacana mimpi tersebut.

Jadi, di balik buku sederhana yang akhirnya lahir juga hari ini, terdapat:

  • Do’a penulis yang tiada putus dan akhirnya Allah Maha Baik dan Maha Kuasa memberikan jalan dengan skenario-Nya yang luar biasa
  • Seorang suami yang ikhlas menjadi partner, editor, supporter daan tak pernah bosan menanyakan progress buku agar wacana tersebut bukan jadi sekedar mimpi
  • Tiga orang anak yang senantiasa menggelayuti kursi kerja bunda di pojok sebuah ruang keluarga merangkap ruang bermain, jika terpaksa harus ngintip hasil editing menjelang cetak di email. Anak-anak yang cukup pengertian saat Bundanya terpaksa ijin dari sesi bermain beberapa menit untuk menyelesaikan editing yang urgent dilakukan.
  • Malam-malam panjang penulis bersama laptop kesayangan, waktu paling efektif mengerjakan buku ini bagi saya adalah beberapa jam di tengah malam atau dini hari saat si bungsu yang masih ASI sedang pulas-pulasnya tidur. Siang hari, walaupun si adek bobok, tapi mas-nya tetap minta ditemani main. Saat beberapa bulan lalu si bungsu cukup sering terganggu dengan alerginya, saya seperti main kucing-kucingan dengan target penulisan😀 Jangan pernah membayangkan bahwa penulis adalah seseorang yang sangat tertib jadwal, tentu saja banyak juga malam-malam kosong yang terjadi karena “excuse” duuh, sudah capek banget seharian tadi nemenin anak-anak dan rapat-rapat, sesi nulis malam ini ditiadakan sajalah daripada badan ngedrop.
  • Badan yang pegel-pegel gak karuan, bagaimanapun “sok” nya saya mengatur waktu bermain, antar jemput anak, menyiapkan bekal, masak, dan aneka kesibukan khas emak-emak dengan trio krucils ditambah jam malam yang gak tentu (tergantung kapan suara Mush’ab memanggil untuk minta jatah ASI) tetap saja adegan pegel-pegel tidak terelakkan. Dan karena di sini belum menemukan tukang pijat andalan, maka saya terpaksa pasrah dengan kondisi tersebut dan berusaha mensubsititusi kebutuhan pijat tersebut dengan makan makanan favorit di kala lembur😀.
  • Keluarga dan sahabat-sahabat yang gak bosan dimintai saran, kritik, pendapat, menerima curhatan..

Daan akhirnya, kado bagi Kakak Faza (putri sulung penulis) dan anak Indonesia yang siap belajar mengelola uang saku, tabungan harian, dan uang hasil usahanya telah “lahir” hari ini…🙂

 

4 thoughts on “Behind the Scene Penulisan Buku Harian Anak Cermat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s