Baca.. Baca.. Baca…

Beberapa menit sebelum waktu tidur Haidar siang ini, ada teman di grup yang remind bahwa hari ini adalah hari Buku sedunia.. Salah satu dari teman baik saya minta link di blog saya yang membahas bagaimana agar anak cinta buku dan membacanya🙂 Saya juga jadi tersadar, ubek-ubek dan ternyata belum pernah membahas hal ini.

Sebelum cerita banyak, harap dibaca disclaimer ini bahwa:

Saya bukan psikolog yang punya jurus jitu berdasarkan keilmuan tertentu🙂 saya share cerita ini hanya berdasarkan pengalaman mendidik 3 orang buah hati saya, dan dengan kondisi bahwa anak tertua saya baru berusia 6y5m maka masih terlalu dini untuk mengklaim bahwa mereka yang saat ini cinta pada buku akan seterusnya demikian, tapi saya dan suami terus berharap dan berusaha menanamkan bahwa kami tidak bisa memberi kemewahan apapun selain berupa gizi buku yang kami coba sajikan dalam bentuk bacaan yang sesuai dengan minat masing-masing anak

Beberapa cara kami yang mungkin juga sudah banyak diketahui atau dibahas untuk mendorong minat baca anak, antara lain:

  • Tebar Buku, alhamdulillah dari awal menikah baik saya maupun suami, masing-masing sudah bawa banyak perbekalan buku, waktu itu sih belum ada buku anakk-anak sama sekali, isi perpustakaan pribadi kami hanya buku-buku ekonomi yang super duper tebal, sebagian besar lainnya bergenre agama, motivasi dan sejarah. Setelah hamil dan melahirkan saya jadi hobi banget beli buku anak-anak. Setelah dibeli belum tentu dibaca tuntas tapi sudah niat membaca makanya akhirnya bertebaran di mana-mana. Nah, karena dari baby anak-anak sudah terbiasa melihat buku di mana-mana akhirnya sedikit demi sedikit mereka mulai tertarik pada buku.
  • Belanja Buku, di mana ada pameran buku atau toko buku, hampir bisa dipastikan kami gak pernah absen ke sana, walaupun jarang ke mal, tapi kadang kami harus menyambangi mal di Depok dan Jakarta untuk memenuhi janji membelikan 1-2 buku pada Faza dan Haidar sebagai hadiah atas perilaku baik mereka minggu tersebut🙂
  • Baca Buku, hobi suami saya adalah membaca, kalau saya hobi juga sihh tapi ga separah beliau, hehe.. Karena sering melihat emak bapaknya baca buku terus-terusan mereka jadi pengen ikutan baca buku juga, malahan Haidar 3y7m walau belum bisa sama sekali sering ngarang-ngarang cerita dari buku yang dipegangnya. Misal ada gambar sahabat nabi memberi sedekah, dengan pedenya dia bilang, bunda ini bacanya “orang hebat suka ngasih ke orang miskin” dan aneka imajinasi dia lainnya..
  • Berkisah dari Buku, buku juga sangat membantu kami dalam proses menidurkan anak-anak saat mereka minta dibacakan kisah tertentu.. Kadang ceritanya harus dimodif karena kadang bahasanya ketinggian, ada juga yang udah pas, bisa langsung dibacakan🙂 Momen baca buku yang paling sering adalah menjelang tidur siang, malam, di mobil dan weekend..

C360_2015-04-23-13-23-42-570

  • Taman Baca, alhamdulillah beberapa kali kami berkesempatan ikut mendirikan taman baca di rumah juga perpustakaan kecil di masjid dekat rumah, selengkapnya bisa dibaca di sini

Sebagai pengingat juga bagi diri saya dan suami sebagai orang tua jangan lupa untuk membekali anak bahwa:

  • Ada sesuatu yang bentuknya telah dibukukan daaann isinya super penting namun kadang malah dilupakan, apakah itu? Ialah kalamullah berupa Al-Qur’an yang penuh mu’jizat penuh dengan hikmah, suatu saat kala Kakak Faza, Mas Haidar, dan Adek Mush’ab sudah cukup matang untuk mulai mempelajari makna di dalamnya, jangan sampai terlambat seperti bunda yang hingga sekarang masih tertatih mempelajari tafsir-tafsirnya, hikmah dibalik setiap ayat dan ceritanya.. Semoga kalian bisa menjadi generasi Qur’ani yah Nak.. Aamiin
  • Membaca haruslah dengan nama Rabb kita, Allah ta’ala, bukan hanya buku, tapi juga setiap kejadian, fenomena, dan aneka hikmah kehidupan lainnya.
  • Pilah dan pilih bacaan terbaik dari penulis terbaik dengan sumber yang akurat ada ratusan juta mungkin buku yang ada di dunia ini, namun jangan sampai terjebak pada bacaan yang salah, yang bukannya memberi hikmah namun justru menyesatkan, oleh karenanya ingat kembali bahwa membaca harus dengan nama Rabb kita.

Iqra’. Bismi rabbika alladzi khalaq. Bacalah, dengan nama Rabb Mu yang menciptakanmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s