Serba Serbi Stay at Home Mom (2)

Cerita ini spesial untuk sekedar share tentang aktifitas baru saya di Sangatta yang baru berjalan 2 bulan dengan ritme baru. Seperti yang sudah pernah saya tulis sebelumnya, dulu saya adalah seorang ibu yang bekerja di ranah publik sejak September 2013 saya memutuskan menjadi ibu yang bekerja di rumah. Bedanya saat masih di Depok dulu ada satu orang nanny menginap dan satu ART yang pulang pergi membantu saya, karena waktu itu masih banyak sisa aktifitas ngajar-ngajar di kampus bahkan di luar kota, jadi saya masih butuh support system yang tangguh🙂

Kaos Haidar

Nah, segalanya berubah saat kami memutuskan mencoba hidup baru di sebuah kota kecil di timur Kalimantan, dari awal saya sudah menguatkan diri untuk pergi tanpa khadimat, namun nanny saya yang menginap saat saya ceritakan mau pindah dia justru minta ikut. Kami bolehkan saja, namun dia sendiri akhirnya yang berubah pikiran kurang lebih 3 minggu sebelum berangkat. Baiklah, bagaimanapun saya harus mencoba survive dengan 3 anak (6th, 3th, dan 1 bulan).

Awal di sini tentu saja gak langsung settle dan fine, sempat ada satu titik drama saat kami benar-benar hanya berempat karena suami kebetulan harus dinas 5 hari keluar kota, saat ketiga anak tidur justru mendadak ingin nangis.. Namun, tangisan perdana itu yang akhirnya menguatkan fase-fase berikutnya. Saya mulai menemukan “irama” yang pas untuk memanage rumah, anak-anak, dan aktifitas sosial lainnya.

Walaupun tidak saklek begini yang terjadi setiap hari (maklum ya, setelah kaka sekolah formal, saya tetap harus kompromi dengan kebutuhan haidar 3th, dan mush’ab 3bln :D) ini kira2 skenario harian saya:

04.00 – 07.00: QL, tilawah, shubuh, nyiapin sarapan, mandiin mush’ab dan haidar, nyusuin mush;ab, mensupervisi persiapan ka faza, nganter kaka dan ayah sampai mobilnya ga keliatan (jika bangun lebih pagi, biasanya nyetrika atau ngetik tulisan)

07.00 – 09.00: buang sampah, nyapu-nyapu, nyuci piring, dhuha, tilawah, main sama Haidar, menyusui

09.00 – 12.30: main sama haidar, masak kalau mush’ab bisa ditaruh, nyuci dan jemur (2 hari sekali), makan siang haidar -> porsi paling banyak untuk nemenin haidar main, kalau haidar ga mau diajak masak ya berarti main aja, pokoknya kebutuhan anak paling utama

12.30 – 14.30: sholat dhuhur, ngelonin haidar (klo ga berhasil tidur, berarti ya nemenin main lagi), kalo berhasil tidur akan ada 2 pilihan, kalo masak belum beres ya masak, kalau masak beres berarti bisa me time nulis2 di blog atau kerjaan lainnya

14.30 – 17.00: menyambut kaka pulang sekolah, nyiapin makan siang kaka, rutin sore (mandi anak-anak, ashar jama’ah), main lagi, mandiin mush’ab menyusui, nyuci piring.

17.00 – 18.00: beberes diri dan beberes rumah menjelang suami pulang, nyiapin makan malam

18.00 – 19.30: menyambut suami pulang, maghrib jama’ah, muraja’ah hafalan kaka, ngaji bareng, makan malam

19.30 – 20.30: belajar bareng, sholat isya’ persiapan istirahat

begitu kira-kira, nyetrika, beberes lemari,  biasanya dilakukan di sela-sela aktifitas atau tengah malam. Kalau ada waktu luang (me-time) sudah saya jadwal harian, misalnya senin selasa saya commit bikin tulisan tentang keuangan UKM, rabu kamis untuk blogging, belajar umum dan bahasa arab, serta perencanaan kegiatan anak-anak, jum’at khusus kajian agama (bikin resume kandungan surah, hadits atau buku agama), sabtu ahad project pribadi untuk bikin e-book Jariyah. Semuanya fleksibel sih, kalau ga sempet krn memang kepentingan urgent ya ndak papa dirapel lain waktu🙂

Ini masih sangat harus belajar mengorganize semuanya, tapi saya percaya seperti berulang kali suami bilang “practice makes permanent and better” jadi ya ini sambil belajar semoga kami sekeluarga senantiasa belajar menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s