Manajemen Sederhana Dapur Keluarga

Jika ada banyak bunda yang menikmati waktunya di dapur, percayalah bahwa sebelum sebulan terakhir ini, saya juga bukan termasuk golongan wanita seperti itu, saya dulunya bukan orang yang sangat akrab dengan dapur. Jenis masakan saya benar-benar hanya yang simpel sajaahh, yah kadang2 bereksperimen dengan resep baru tapiii itu jaranggg sekali.. Excuse nya karena weekend keseringan banyak acara keluarga atau aktifitas di luar, padahal emang kurang niat saja..😀

C360_2015-02-26-06-49-01-041 C360_2015-02-26-12-53-23-131 PhotoGrid_1418564330452 PhotoGrid_1421624338815 PhotoGrid_1422586197504 PhotoGrid_1423475350694 PhotoGrid_1424401241057 PhotoGrid_1424403512181 PhotoGrid_1424403800207 PhotoGrid_1424407751558 PhotoGrid_1424674362630 PhotoGrid_1424770826180

Nah, setelah benar-benar terjebak di hutan (baca post tentang batu putih di sini) yang tidak ada abang jualan satupun, maka ilmu kepepet pun mulai menampakkan hasilnya, mau tidak mau bunda dari seorang anak pertama yang agak picky, anak edua yang pecinta cemilan dan aneka makanan, serta istri dari suami yang punya citarasa agak tinggi harus mulai mengasah keterampilan dapurnya.

Daripada eneg baca curhatan tiada akhir, saya akan coba merangkum tips sederhana yang mungkin juga sudah banyak yang tahu🙂 cuma yah, siapa tahu ada calon istri yang punya modal awal seperti saya, semoga catatan ini bermanfaat:

  • Saya belanja seminggu sekali, yah kalau kadang-kadang kepepet ada menu yang mendadak pengen dicoba nitip suami yang kantornya di kota untuk beliin.
  • Bikin daftar menu sebelum belanja, karena selera setiap keluarga beda-beda maka harus disesuaikan dengan lidah keluarga masing-masing. Di rumah, ada 3 selera yang sering berbeda, jadi ya harus bikin 3 jenis menu. Seperti hari ini, saya masak ayam goreng untuk kaka, sop bakso untuk mas haidar, dan untuk ayah ada menu pindang bandeng sama tumis taoge bakso> Alhamdulillah semua masakan itu, bisa selesai dalam waktu 45 menit, bagaimana tipsnya? Silakan lihat item di bawah ini.
  1. Alhamdulillah, di rumah dinas kami ada kompor listrik 4 tungku, jadi  bisa nyambi ngerebus ayam, sambil rebus bandeng, tumis2 bumbu dan rebus sop.
  2. Saya punya simpanan bumbu halus bawang merah, bawang putih, dan cabe merah. Mengapa saya tidak stok bumbu putih, bumbu kuning dan bumbu merah? Karena kebanyakan masakan saya simpel dan butuhnya hanya 3 bumbu itu saja, kalau butuh kunyit, ketumbar, lada dan lain-lain ya tinggal ulek sebentar insya Allah ga ribet
  3. Sediakan juga stok bawang merah goreng sama bawang putih goreng kering sebagai bahan taburan yang sedap lagi menyedapkan🙂
  4. Sediakan juga bawang merah, bawang putih yang sudah dikupas, pokoknyasemua serba bawang harus ready to cook🙂
  5. Kebetulan saya dapat kiriman dari ortu di Sidoarjo bumbu jadi khusus untuk 2 jenis makanan favorit kak Faza yaitu soto dan rawon (tetap perlu ditambah racikan sedikit sih, tapi so far jadi jauh lebih memudahkan saya)

Oke, sekarang kita praktek contoh menu seminggu ya (bisa bikin menu 10 hari, tapi karena belanja mingguan dan bisa utak atik menu, akhirnya saya prefer bikin menu mingguan). Sebelum susun menu biasanya saya akan tanya Faza dan suami, minggu depan pengen makan apa aja. Minggu lalu sebelum belanja mereka minta ada ikan bandeng, ikan putih, ayam, daging, ikan layang. Nah jadilah saya mulai buka-buka koleksi resep untuk modifikasi masakan. Oh iya, request khusus mas Haidar adalah donat kentang🙂

menu

Nah, untuk bikin itu semua, berikut adalah list belanjaan saya di pasar:

  1. Daging 1/4 kg (karena di freezer kulkas masih ada sisa buntut minggu lalu)
  2. Ayam dada paha saja, kemarin beli di townhall 20rb
  3. ikan putih 1 kg
  4. Bandeng 1 ekor yang ukuran agak besar, dipotong-potong bisa jadi 7 potong, harganya 25rb
  5. Wortel, taoge, tahu, kacang panjang, jagung, kembang kol, kemangi, kol, daun bawang, sledri, kacang tanah, gula merah, santan (semuanya dibeli secukupnya saja) jangan lupa bumbu andalan daun salam, jeruk, serai, laos, kunyit, jahe, merica, kemiri, ketumbar, asem jawa, saya hanya beli yang sudah habis di rumah. Daun pisang untuk bakar ikan ngambil dari kebun belakang rumah🙂
  6. Bakso, saya pesan dari tetangga yang punya langganan pembuat bakso homemade asli daging dengan takaran tepung:daging, 1:3, jadi rasanya daging banget.
  7. Bahan donat dan pempek dos yang belum ada di rumah.
  8. Kalo bumbu halus abis, saya biasnaya beli bawang putih merah yang sdh dikupas, jadi di rumah tinggal blender terus tumis setelah dingin masukin wadah kedap udara, simpan deh di kulkas.

Baiklahh sekian, tips sederhananyaa.. semoga bermanfaatt🙂 sebagian foto-foto makanan dan bala bantuan di dapur sudah diupload di atas, daaann yang perlu diingat adalah “Memasak Bukan Hal yang Sulit” namun menyiapkan bahan dan mencuci peralatan perang abis masak yang butuh perjuangan😀 Salam dapur ceria…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s