Mengajak Anak Berutinitas dan Belajar Disiplin

Berutinitas itu udah EYD belum ya😀 Hehe, intinya mau berbagi tentang bagaimana tips and trik mengajak anak mengenal rutinitas dan disiplin jadii sebagai emaknya ga perlu terlalu capek mulut, teriak2… Saat memulai mengajak duo anak saya Faza (5y10m) dan Haidar (3y20d) teratur dengan jadwal harian pastinyaaa butuh usaha ekstra.. Saya banyak belajar dari tips Ibu Septi dan Mbak Kiki Barkiah untuk hal ini, apa sajakah itu?

Tips Awal

  • Dari sisi ortu sdh harus tahu tujuan yang ingin dicapai apa? Misalnya, untuk kasus di keluarga saya, Alasan pertama adalah: Ingin anak-anak lebih teratur jam biologisnya dan menyesuaikan dengan jadwal waktu sholat, kedua: karena saya adalah seorang work at home Mom (baca: sok sibuk di rumah) jadii supaya jadwal saya juga tertata rapi maka anak-anak pun harus bisa diajak bekerjasama🙂
  • Buat dulu jadwal versi bunda, untuk bunda dan untuk anak-anak. Ini hanya sebagai acuan awal saja, saya sendiri tidak terlalu “kaku” pada urutan dan ketepatan waktunya, yang penting sudah ada acuannya…

20140908_132428

Mindmapping Rutinitas Keluarga

IMG_00001151

Contoh Jadwal Faza dan Bunda

Langkah Mengajak Anak

  • Untuk anak usia di atas 5 th, sdh bisa diajak berdiskusi. Nah, jadi kami mulai awal Agustus lalu, dan Faza saya ajak diskusi malam sebelumnya… Kaka pengen jadi apa? Supaya bisa tercapai gimana? Faza ingin jadi guru TK Islam, berarti harus pinter ngaji (Saya dan suami pribadi karena usia Faza masih di bawah 7 th, jadi prioritasnya hanya tahfidz dan Qur’an saja.. Jadi ya alhamdulillah, ternyata selaras sama cita2 si kakak) Jadilah kami buat jadwal ngaji dst…
  • Kemudian membiasakan rutinitas, lebih banyak saya tanya ke anaknya mau dibiasakan dengan cara apa. Misalnya untuk bangun pagi jam 5, saya tanya ke Faza, kaka mau dibanguninnya bagaimana? Faza minta dibangunkan dengan murattal Juz Amma, jadi ya setiap menjelang jam 5 saya akan setelkan murattal tersebut, kadang kalo pas kecapekan banget suka masih ga kebangun, terpaksa pake adegan cium dan peluk🙂
  • Terus bagaimana dengan adiknya? Karena Haidar masih belum 3 tahun saat rutinitas ini dimulai, yang bisa saya lakukan hanya “wanti-wanti” setiap mau bobo, keseringan sampai sekkarang kalo kakaknya bangun pasti adeknya keikut bangun, bahkan sering juga adiknya yang bangun duluan.

Realita dan Trik di Lapangan

  • Secara umum ada 4 rutinitas yang hampir setiap hari kami lakukan, rutinitas pagi (bangun, sholat shubuh, mandi, sarapan, bermain sambil belajar) Rutinitas sore (mandi, sholat ashar, makan, bermain atau ke TPA, tidak selalu ke TPA karena kaka Faza baru selesai tahfidz di Nurul Qur’an ba’da Ashar, jadi ya sesukanya saja), Rutinitas malam (habis jama’ah magrib, ngaji dan muraja’ah, makan malam – mohon dimaklumi anak2 memang bisa makan double abis ashar dan abis isya’, sholat isya’, bersih2 badan menjelang tidur, ganti baju-khusus untuk kaka, ambil air minum-soalnya kadang kebangun malem minta minum, jadi sblm tidur bunda wanti2 siap2 air sendiri nanti tinggal ambil di meja kamar ga usah ke dapur, hihi. Nata posisi tidur-maklum ya kami kan msh tidur ber-3 atau ber-4 di 1 bed, jd hrs ditata betuul, Baca do’a, baca buku atau cerita bebas, kadang juga ada sesi pijit2 klo pas ada yg kecapekan atau batpil). Awalnya ya, maish lupa2 tapi perlahan mulai terbiasa, bahkan terkadang bisa ada yang ditambah dan dikurangi. Contoh tambahannya adalah ada sesi saling meminta maaf sebelum tidur krn terinspirasi kisah sahabat yang senantiasa mengikhlaskan kesalahan saudaranya sebelum tidur, dulunya ada sesi muraja’ah lagi, tapi takut anak2 bosen maka ditiadakan. Pokoknya, mengalir sajahhh……
  • Bagaimana kalau ada kejadian tak terduga atau di luar rutinitas, ya sudah.. Kita abaikan rutinitas tersebut, tapi yg wajib2 tetap dilakukan. Misalnya gimana? Ada Mbah Kung dateng, habis magrub jadi harus nemenin makan, ya sudah kita makan bersama, muraja’ah bisa dilakukan sambil ngobrol setelah makan, ngaji Qira’ati dirapel besoknya.. Atau sedang jalan-jalan berlibur, ya susah dilakukan diskip saja, tapi diganti di hari lain, atau ganti dengan aktifitas lain yang bernilai sama…🙂

Jadi, intinya jadwal yang ada bukan untuk menyusahkan kita justru harus fun dan membantu keseharian kita… Wallahu a’lam..  Semoga bermanfaat🙂

2 thoughts on “Mengajak Anak Berutinitas dan Belajar Disiplin

  1. bingungnya itu nyocokin jadwal karena saya kerja bund😥
    di rumah jadi ga terlalu ke kontrol, kelayaban ke luar mulu kerjaannya.😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s