1 Day Trip in Serang: Eat Pray Love.. :D

Alhamdulillah.. Kemaren (8 Maret 2014) seharian kami berempat (saya, suami, Faza dan Haidar) sukses nge-date di Serang.. Awalnya karena ada undangan ngisi acara di Untirta dari TDA Banten, tapi bonusnya kami bs wisata kuliner, sholat dan ziarah di Masjid Agung Banten Lama, silaturahim bersama temen-temen dan pastiinyaaa, kiddos juga hepi berat.. Supaya bisa jadi panduan juga untuk keluarga kecil yang mau berkunjung ke sana.. Inilah catatan singkat kami…

06.00 : Rapi jali di rumah sambil terus checking sana sini apa yang masih belum keangkut ke mobil..

06.30 : Ayah beres cek mobil dan lainnya kemudian berangkaaattt.. Bismillah.. Sejak duduk di mobil pesen pertama ayah kepada dua anaknya yang imut itu adalah baik-baik yah nak, dan baru selesai baca do’a keluar rumah serta naik kendaraan, sudah terdengar suara “Ih, adek.. Kan aku duluan yang di sini” si adek santai, mulai tarik2an daan.. episode “sayang-sayangan” versi dua anak kami ini berlanjut terus sampai kami tiba di rumah pukul 9.30 malam😀

Alhamdulillah, di jalan lancar jayya.. sehingga jam 8.30 kami sudah masuk ke kota Serang, agenda pertamanya, adalahhh nyari sarapan.. hehe.. bermodalkan panduan dari wiskul di google, kami mulai mencari warung yang menjual sate bandeng di kawasan Kaujon, katanya di sekitar lokasi tersebut ada banyak penjual bandeng.. Dengan semangat 45 kami mencari, maklum ayah bundanya lapar berat.. Anak-anak gimana? Kalau anak2 sdh dibawain bekal dari rumah karena takutnya mereka kurang cocok dengan makanan tradisional krn rasa pedas atau lainnya..🙂 Setelah bertanya kurang lebih 5 kali nama penjual yang disebut di bolg tersebut tidak ada, namun kami dikasi tahu warga bahwa di sana yang terkenal sate bandeng Ibu Maryam, melihat depan lokasinya kayaknya bukan jenis warung untuk makan di tempat, akhirnya saya masuk sendiri dulu untuk memastikan.

Ternyata benar, rumah yang dijadikan workshop produksi dan meja penjualan tersbeut hanya menyediakan kemasan untuk dibawa pulang. Baiklah, lumayan untuk nyicil oleh2, sayapun membeli 3 box per boxnya 27rb, daaan setelah saya cicipi semelem rasanya maknyuss.. Alhamdulillah pas saya beli saya melihat seorang nenek duduk dan wajahnya miriip dengan foto yang ada di box. Sok kenal saya bertanya, maaf nek, nenek Ibu Maryam ini ya? Ternyata benar.. Dan tahukah usia beliau berapa? 88 tahun, woowww keren yakk.. daan masih semangat berjualan dibantu anaknya, langsung saya minta berfoto bersama.. ini hasilnya..

IMG-20140308-03012

Selesai urusan sate bandeng kami mencoba hunting menu khas kedua yaitu sate bebek, mencari hingga berputar2 kurang lebih 3 kali setelah ketemu di daerah sumber pucung, ternyata masih tutup.. Walhasil kami menyerah ke “icon jadi-jadian” kota Serang yaitu masakan padang, karena memang di jalan protokol resto dan warung makan yang terbanyak adalah masakan padang. Seusai sarapan di salah satu lokasi Simpang Raya (ada beberapa Simpang Raya di Serang), kami bertekad menyempatkan diri wisata sejarah, yang pertama kami kunjungi adalah Masjid Agung Serang

Sesampainya di sana ternyata hujan turun, saat saya gantian berwudhu ternyata suami bertanya kepada penjaga masjid di mana letak museum dan benteng peninggalan sejarah kesultanan Banten dulu. Karena lokasinya hanya 10 km dari lokasi kami saat itu, kami batal masuk ke masjid tersbeut dan langsung tancap gas ke arah Banten Lama.

Ga nyesel tancap gas ke Banten lama, banya sekali situs2 sejarah yang menarik dikunjungi.. Walaupun.. Khas lokasi wisata di kebanyakan daerah, jalan menuju lokasi agak rusak, kotor, banyak pungli di mana-mana… Alhamdulillah, Faza dan Haidar tetap semangat, berjalan ke arah masjid berfoto dengan jasa Bapak foto keliling hanya 10rb per lembar untuk ukuran A5, setelah melihat-lihat sebentar kami semua sholat tahiyatul masjid dan dhuha di sana, daann tahukah, dari ratusan orang yang berdo’a di depan makam tdk ada satupun yang kami lihat sholat di masjid😦 hiksss…

Another Pose

Pose@Masjid Agung Banten Lama

Pose@Masjid Agung Banten Lama

Seusai sholat dan ambil foto.. Kami bergegas ke museum.. Walaupun kecil namun layoutnya lumayan asri, di sana ada 1 buku sejarah masjid yang bisa dibeli juga.. Museum ini bercerita tentang sejarah Kota Banten.

                       Welcome to the Museum    b6   b5

Kenapa si kok kesannya buru-buru? Iya, soalnya sudah hampir jam 12 dan kelas training saya dimulai pukul 13 di tengah kota.. Jadi, seusai mengeksplorasi museum tersebut, sambil berfoto-foto tentunya… Kami langsung menuju ke tengah kota, untungnya training agak molor 15 menit jadi bs beberes muka dan sholat dulu.

Selesai training jam stg 6 sore langsung menuju MOS (Mall of Serang) bernostalgia reunian sama temen-temen di Mu’allimaat dulu.. Jam 6.30 pm kami keluar mal menuju tol daan tertidur-tidur di mobil bersama anak-anak.. Alhamdulillah, jam 9 malam sdh sampai di rumah dengan selamat dan senaaaang..

b4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s