Baca Buku: The One World SchoolHouse

Siapa yang belum pernah membuka www.khanacademy.org?  Hampir semua orang tua jaman sekarang memanfaatkan situs ini untuk belajar bersama dengan anak-anak usia SD dengan mengeksplorasi Math dan Science dengan fun dan seru…

the one world schoolhouse

Buku “The One World SchoolHouse” menjawab berbagai pertanyaan dari mana ide tentang pembuatan situs ini muncul, dan bagi saya pribadi adalah memaknai secara lebih mendalam tentang makna “pendidikan” yang sesungguhnya.

Ada banyak sekali catatan dari buku ini, namun beberapa yang sangat menginspirasi adalah

  • Seiring cepatnya perubahan di sekitar kita maka kemampuan untuk belajar hal-hal baru menjadi keahlian yang paling penting
  • Tugas krusial pendidikan adalah mengajarkan anak-anak bagaimana cara belajar, mengarahkan mereka agar ingin belajar, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan menanamkan kepercayaan diri.
  • Jika anak-anak bisa maju sesuai kecepatan masing-masing dan jika mereka lebih bahagia serta produktif dengan cara itu, mengapa kita tidak membiarkannya saja seperti itu?
  • Magang menjadi pengalaman belajar intelektual yang sangat berharga dan juga lebih dapat menunjukkan kemampuan seseorang bagi calon pemberi kerja
  • Tes hanya membuat perkiraan tentang memori siswa dan kemungkinan pemahaman siswa terkait mata pelajaran tertentu di waktu tertentu. Daan yang lebih penting, tes beresiko menghancurkan kreatifitas sebelum sempat berkembang
  • Teknologi sebaiknya diintegrasikan ke dalam cara mengajar dan belajar. Tanpa integrasi yang bermakna dan imajinatif, teknologi dalam ruang kelas sekedar menjadi alat lain yang sangat mahal.
  • Banyak pendidik gagal melihat matematika, sains, dan teknik sebagai bidang yang “kreatif”

Di bagian akhir buku tersebut, Salman Khan menuliskan tentang seharusnya setiap manusia “Meluangkan Waktu Untuk Kreatifitas”. Tulisan tersebut sangat menggelitik karena dengan fasih Salman Khan menjelaskan betapa system pendidikan saat ini telah sukses membuat “mandul” kretifitas yang harusnya berkembang di masing- masing diri kita.

Catatan terakhir yang terpatri pada diri saya adalah satu hal yang tidak bisa kita biarkan yaitu membiarkan segala sesuatu berjalan apa adanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s