Perhitungan Zakat bagi UKM

Jumlah potensi dan realisasi zakat memang masih selalu jadi perdebatan tentang angka riilnya, dari riset yang dilakukan Baznas, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Bank Pembangunan Islam (IDB), potensi zakat nasional tahun 2013 sebesar Rp217 triliun. Sementara menurut Baznas, yang bisa terserap dan dikelola oleh lembaga itu baru mencapai Rp2,73 triliun atau hanya sekitar 1% saja. Jika Anda termasuk seorang pengusaha, sudahkah Anda berkontribusi sesuai kewajiban zakat yang dimiliki?

Bagi Anda pengusaha UKM yg beragama Islam, tentunya sangat paham bahwa hasil perniagaan kita agar berkah maka harus dikeluarkan zakatnya jika sudah mencapai nisab dan haul* tentunya.

Pertanyaan berikutnya yang paling sering ditanyakan oleh rekan pengusaha adalah berapa yang harus saya bayarkan dan dari mana dihitungnya. Semoga post ini dapat membantu Anda tentang perhitungan zakat usaha Anda.

Menghitung Zakat Hasil Usaha

Yang wajib bin harus dimiliki oleh seorang pengusaha sebelum berzakat selain dananya adalah pembukuan usahanya. Lho, kenapa begitu? Tentu saja, karena dasar perhitungan zakat menurut semua madzhab yang ada harus didasari oleh laporan keuangan usaha. Menurut madzhab Syafi’I dan Maliki dasar perhitungannya adalah posisi keuangan aset lancar akhir tahun, sedangkan madzhab Hanafi menggunakan acuan awal dan akhir tahun bahkan madzhab Hambali mensyaratkan acuan perhitungan adalah rata-rata posisi keuangan sepanjang tahun.
Untuk penyederhanaan, saya akan ilustrasikan perhitungan zakat menurut Madzhab Syafi’I karena relatif paling mudah perhitungannya.
Misalnya Ibu Ayu adalah pengusaha katering dengan posisi keuangan usaha di akhir tahun sebagai berikut:

Kas                                                        Rp 5juta
Piutang yang Dapat Ditagih        Rp 10juta
Barang dagangan kue kering      Rp 2juta

Sehingga didapat bahwa total aset lancar Ibu Ayu adalah 17 juta. Sebelum mengalikannya dengan rate zakat yaitu 2,5% kita harus cek dulu apakah jumlah tsb mencapai nisab atau tidak.
Nisab perniagaan adalah 543,35gr perak, dengan asumsi bahwa harga 1 gram perak per tanggal 19 Nov 2013 yaitu waktu saya menulis artikel ini adalah 14.000 menurut sumber ini maka nisabnya adalah 7.616.000 dan ternyata aset lancar Ibu Ayu telah mencapai nisab dan wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% x 17 juta yaitu 425.000 rupiah

Beberapa hal lain yang perlu diketahui tentang perhitungan zakat ini adalah:

  • Tidak dikenakan pada modal investasi/aktiva tetap, seperti bangunan, peralatan, dan lain-lain.
  • Komoditas yang Diperdagangkan halal
  • Diperhitungkan sebelum pajak, jadi beban pajak tidak menjadi pengurang kas yang diperhitunkan di akhir tahun.
  • Besarnya jumlah zakat yang dikeluarkan adalah berdasarkan market value (perhitungan nilai persediaan barang dagang bukan berdasarkan HPP melainkan harga jual)
  • Usaha patungan dengan non muslim labanya dipisahkan secara proporsional berdasarkan modal masing-masing
  • Kompensasi rugi tahun lalu, tidak diperkenankan menjadi pengurang pada penghasilan tahun berjalan
  • Jika tidak memungkinkan membayar zakat dalam bentuk uang,dapat diganti dengan materi lain dengan mempertimbangkan aspek kemanfaatan bagi mustahiq
  • Diperkenankan membayar di muka zakat cicilan per periode
  • Modal perdagangan yang dipergunakan untuk kepentingan lain, tidak lagi menjadi komponen zakat yang diperhitungkan
  • Jika ada hutang yang harus dibayar pada jangka pendek maka bisa dijadikan pengurang aset lancar yang menjadi dasar perhitungan zakat.

Misalnya:

Contoh Perhitungan Zakat

Untuk ilustrasi seperti di atas berarti yangdijadikan dasar perhitungan zakat adalah selisih antara aset lancar dan kewajiban lancar yaitu 41,5 juta – 12,5 juta = 29 juta.

Ini adalah buku yang saya baca untuk menulis postingan ini, semoga bermanfaat🙂

Sumber buku yang saya gunakan

Sumber buku yang saya gunakan

Catatan:

*Nisab adalah jumlah batasan kepemilikan seorang Muslim selama satu tahun untuk wajib mengeluarkan zakat, dapat menggunakan patokan emas dan perak, dalam artikel ini digunakan perak karena nisab berdasarkan nilai emas lebih tinggi yaitu 85gram harga per gram 470ribu sehingga angka nisabnya adalah 39,95 juta padahal menurut Hasyiyah at-Turmusi juz 4 hal 40 telah dianggap memenuhi nisab jika salah satu dari nisab emas atau perak telah terlampaui, makanya yang saya gunakan sebagai acuan adalah nilai nisab berdasarkan perak.

Haul adalah waktu kepemilikan sehingga telah wajib dibayarkan zakat yaitu 1 tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s