Memaknai Milad Kakak Faza

Ulang tahun, sejatinya bukan untuk dirayakan sekedar senang-senang tanpa makna.. Pagi tadi, belajar dari Buku Montessori yang kami baca, kami mencoba mengajak Faza lebih memaknai usianya yang telah menginjak 5 tahun

Image

Semuanya kami rencanakan sesederhana mungkin tapi mencoba mengambil momen ini untuk mengajak Faza lebih memaknai harinya, hidupnya, dan sejarahnya🙂 Kemarin, seharian saya menyelipkan jadwal untuk membeli kado-kado kecil untuk faza sebanyak mungkin, tapi hanya untuk agar dia senang, semua yang saya beli adalah kebutuhan harian Faza.. Tempat pensil, role play potong buah, stiker dan berbagai pernak pernik lainnya🙂

Nah, pagi tadi berbekal kue coklat tematik keluarga yang sedang mengaji dari Coklat Chic-nya Mbak Niken yang kereeennn sekali, lilin kecil, tali rafia, dan balon bola dunia yang semuanya ada di rumah, kami mencoba meniru dan modifikasi perayaan ulang tahun sederhana ala Montessori. Diawali dengan meletakkan kue dan lilin di tengah tali yang saya pasang melingkar kemudian memberikan balon bola dunia kepada Faza. Nah, saat Faza memegang balon tersebut, kami jelaskan bahwa sekarang kita ibaratkan balon ini adalah bumi tempat kita tinggal di dunia, nah lilin yang menyala di tengah adalah matahari sedangkan tali ini adalah jalan bumi untuk berputar mengitari matahari, setiap kali bumi mengelilingi matahari itulah yang kita sebut 1 tahun.

Sebelum Faza mulai berputar di sekeliling tali, ayah dan bunda jelaskan bahwa sebelum kakak lahir di rumah sakit tempat bunda bersalin Ayah menemani di ruang operasi, Mbah Kung, Mbah Uti, Tante menunggu di ruang tunggu, pokoknya sambil faza berputar keliling tali, kami mencoba menceritakan kembali momen – momen penting pada 5 tahun usia kakak Faza, kapan mulai belajar duduk, jalan, bicara, sering ikut ayah bunda tugas keluar kota, dan lain-lain.

Kue dengan tema kami berempat sedang belajar mengaji..

Kue dengan tema kami berempat sedang belajar mengaji..

Baru setelah selesai 5 kali berputar kami berdo’a untuk Kakak Faza dan mengajak faza membuka kado yang diatasnamakan semua anggota keluarga dekat yang hadir maupun yang tidak dapat hadir agar Faza senang🙂 Begitulah kira-kira pengalaman kami, jika ada yang ingin menambahkan ceritanya, dengan senang hati silakan komen di bawah ini….

Mohon do’anya untuk putri pertama kami Qonita Maylafaiza Fanani agar selalu menjadi hamba kesayangan Allah, anak sholehah dan penyejuk hati kedua orang tua serta menjadi tokoh yang memberi manfaat bagi Umat, Amiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s